meterisasi-pju-di-panam-dan-simpang-tiga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Rayon Panam dan Rayon Simpang Tiga di Kota Pekanbaru adalah dua lokasi dengan tagihan penerangan jalan umum (PJU) terbanyak. Untuk penghematan, di dua rayon ini akan segera dilakukan meterisasi.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru, Yuliarso melalui Kepala Bidang Teknik Sarana dan Prasarana Tengku Ardi Dwisasti, Rabu (12/2). "Di Panam (tagihan, red) sekitar Rp2 miliar dan Simpang Tiga Rp1 miliar lebih," jelas dia.
Meterisasi di dua rayon ini direncanakan akan diterapkan tahun ini. Nantinya setelah Meterisasi selesai, tagihan diharapkan bisa lebih hemat. "Untuk itu, tahun ini kita upayakan PJU di dua rayon ini sudah dimeterisasi sehingga tagihan listrik kita bisa turun lagi," imbuhnya.
Dalam pada itu, hingga akhir 2019 lalu Dishub Kota Pekanbaru sudah memeterisasi sekitar 60 persen PJU yang terdapat di tiga rayon meliputi rayon kota timur, barat, dan Rumbai. Dengan penambahan rayon Panam dan Simpang Tiga yang berjumlah sekitar 20 persen dari total PJU di Pekanbaru, maka PJU yang dimeterisasi nantinya mencapai 80 persen.
"Jadi tahun ini kita upayakan 80 persen PJU sudah menggunakan meterisasi," urainya.
Sementara itu, selain menerapkan meterisasi, upaya untuk melakukan penghematan dalam tagihan PJU oleh Dishub Pekanbaru juga dilakukan dengan memasang lampu hemat energi.
"Langkah lain juga kita lakukan. Mengganti bola lampu PJU ke lampu hemat energi dan menertibkan PJU liar di dalam kota," tutupnya.(ali)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…