Categories: Pekanbaru

Perseroda Disahkan, Diharap Mampu Memuaskan Masyarakat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – DPRD Kota Pekanbaru bersama dengan Pemko Pekanbaru sudah mengesahkan dua Perda sekaligus dalam rapat paripurna yang digelar, Rabu (12/1) di DPRD Kota Pekanbaru.

 

Dalam agenda paripurna ini, pengesahan Ranperda tentang pendirian BUMD, PT Transportasi Pekanbaru Madani (Perseroda), dan Penyampaian keputusan pimpinan DPRD Kota Pekanbaru tentang hasil evaluasi gubernur terhadap Ranperda APBD 2022 dan Rancangan Perwako tentang penjabarannya.

Diharapkan dari pengesahan Perda Perseroda ini dapat memuaskan masyarakat dalam layanan transportasi di Pekanbaru di tengah persaingan bisnis transportasi online.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, didampingi dua wakil ketua lainnya, Ginda Burnama ST dan Ir Nofrizal MM. Sementara Pemko Pekanbaru langsung dihadiri Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT, bersama Sekdako Pekanbaru HM Jamil MAg MSi, para Asisten, kepala-kepala OPD, dan juga unsur Forkopimda lingkungan Pekanbaru.

Pelaksanaan rapat paripurna ini sendiri berjalan khitmad meski molor dari jadwalnya.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus pun mengapresiasi kerja pimpinan DPRD Kota Pekanbaru, dan juga seluruh anggota DPRD Kota Pekanbaru dengan telah menyelesaikan pembahasan Ranperda ini menjadi Perda dan tentunya untuk dapat dijalankan sebagaimana aturan mainnya.

Untuk Perda Perseroda, Firdaus mengharapkan kepada operator perseroda nantinya dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Baik secara kualitas maupun kuantitasnya. "Artinya dengan semakin banyaknya armada bisa melayani masyarakat, dan dapat memuaskan masyarakat yang menggunakan jasa transportasi massal ini," tutur Firdaus usai Paripurna.

Dia juga mengatakan, ke depan dengan ditambahnya koridor-koridor layanan, dan juga feeder yang langsung masuk ke pemukiman transit ke halte menuju trayeknya dapat lebih dekat dengan masyarakat.

"In sya Allah, dapat berjalan baik," katanya lagi.

Dan untuk masa transisi saat ini, disampaikan Firdaus lagi, untuk armada memang ada yang dikelola oleh UPT Dishub, ada juga dikelola oleh PT SPP bersama anak perusahaannya. "Jika semua administrasi sudah tuntas untuk PT Transportasi Pekanbaru Madani (BUMD) maka seluruhnya akan dikelola oleh BUMD yang baru disahkan ini," tegasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM yang juga merupakan penanggungjawab Perda Perseroda ini menaruh harapan Pemko melalui BUMD yang sudah terbentuk dan sudah ada landasan hukumnya dapat menjalankan amanah ini dengan maksimal.

"Harapan kami tentu ke depannya, BUMD ini bisa lebih fokus menjalankan usaha transportasi ini, jika selama ini sudah berjalan, tinggal lagi disempurnakan karena sudah ada badan hukumnya," ungkap Nofrizal.

Ditambahkannya, bisnis transportasi Pemko ini bersaing dengan transportasi online yang juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pekanbaru. "Terus terang TMP ini menjadi harapan masyarakat, dan kami menginginkan menjadi transportasi yang sangat dinamis," tambahnya.(gus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

2 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

5 jam ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

7 jam ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago