Categories: Pekanbaru

Pendaftar Lapak CFD Lebihi Daya Tampung

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hari Bebas Ken­daraan Bermotor (HBKB) atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Car Free Day (CFD) di Pekanbaru sudah beberapa pekan kembali dibuka. Jelang areal tersebut diizinkan berjualan, kini pendaftar untuk mendapatkan lapak melebihi daya tampung yang ada.

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru akhir pekan ini berencana membolehkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk berjualan di lokasi CFD.

Kepala DPP Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, Senin (11/7) mengatakan, daya tampung yang disediakan hanya bagi 300 pedagang. "InsyaAllah pekan ini kita mulai. Daya tampung kita untuk 300 pedagang. Tapi untuk yang daftar sudah melebihi itu," kata dia.

Menurutnya, pihaknya bakal mempertimbangkan untuk menambah jumlah kuota daya tampung pedagang di sana. Hal ini guna memfasilitasi pelaku UMKM yang ingin berjualan di area CFD.

Para pelaku UMKM yang ingin membuka lapak di area CFD bisa mendaftar ke Kantor DPP Pekanbaru. Kartu Identitas pelaku usaha menjadi salah satu syarat.

Kegiatan CFD sendiri baru dibuka selama satu bulan pasca pandemi Covid-19. Pada awal Juni kemarin CFD hanya diperuntukkan untuk aktivitas olahraga. Untuk aktivitas ekonomi pemerintah kota belum mengizinkan. "Tapi kan semalam sudah ada yang jualan. Sudah banyak pedagang yang mulai jualan," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, bahwa pembukaan area CFD masih terbatas. Ia menyebut aktivitas di sekitar area CFD masih untuk olahraga dan kegiatan seni. "Jadi artinya belum ada aktivitas lain, selain olahraga dan seni," jelas Yuliarso, Ahad (19/6) lalu.

Dia menyebut, bahwa di luar area CFD ada di luar kendali Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Sedangkan dalam area HBKB itu memang dalam kendali pihak Dinas Perhubungan.

Yuliarso pun mengimbau masyarakat untuk tetap saling menjaga agar jangan sampai aktivitas di area CFD tidak terkendali. Ia menyebut bila kondisi tidak terkendali tentu rekomendasi dari CFD bisa kembali dicabut.

"Untuk kebaikan kita semua, khususnya untuk warga Pekanbaru yang hendak berjualan di sekitar CFD bisa bersabar. Bila sudah memungkinkan, tentu dipersilahkan," singkatnya. (ali)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

2 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

2 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

3 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

3 hari ago