Categories: Pekanbaru

Kericuhan Mahasiswa Unilak Disebabkan Hasil Kongres Dianulir

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Sebuah video kericuhan antar mahasiswa dengan durasi 30 detik viral di jejaring media sosial. Dalam video tersebut, terlihat kelompok mahasiswa dengan almamater berwarna kuning terlibat perkelahian dengan kelompok lain berseragam putih hitam.

Di pertengahan video, terlihat petugas keamanan berseragam mencoba melerai perkelahian. Informasi yang beredar peristiwa itu terjadi di Kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak).

Riaupos.co kemudian mencoba mengkonfirmasi video tersebut kepada Presma Unilak periode 2019-2020 Amir Aripin Harahap. Saat ditanyakan, Amir membenarkan bahwa kericuhan tersebut terjadi di Unilak.

"Benar, itu kejadiannya Kamis (11/2/2021)," ujar Amir.

Saat ditanya apa penyebab pertikaian tersebut, Amir mengemukan bahwa bentrok tersebut disebabkan karena hasil kongres mahasiswa yang digelar secara sah dianulir oleh Rektor Unilak.

"Jadi begini, presma dan wapresma BEM Unilak sudah terpilih sebelumnya melalui kongres yang diselenggarakan oleh Plt Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Unilak yang di SK-kan oleh Rektor Unilak," imbuh Amir.

Akan tetapi, lanjut dia, Sang Rektor kemudian menganulir hasil kongres yang telah dilaksanakan. Dan mengadakan kongres baru yang diperuntukan bagi gerbong yang kalah.

"Tapi rektor menganulir hasil kongres dan melaksanakan kongres baru bagi gerbong yang kalah," tuturnya.

Kondisi tersebut diperburuk setelah Wakil Rektor 3 Unilak melantik hasil dari kongres kedua tersebut. Mahasiswa yang memenangkan kongres pertama, kemudian berinisiatif untuk melakukan klarifikasi kepada Wakil Rektor 3 dengan jalan menemui secara langsung.

"Rekan-rekan yang memenangkan kongres pertama ingin bertemu WR3, tapi tiba-tiba terjadi pengeroyokan terhadap rekan-rekan yang ingin bertemu WR3. Sehingga terjadilah kericuhan itu," ungkapnya.
Dalam insiden tersebut, lanjut dia, setidaknya menimbulkan korban luka sebanyak dua orang. Hingga hari ini, situasi di Kampus Unilak disebutkan Amir sudah kondusif.

Rektor Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Junaidi SS MHum membenarkan telah terjadi kericuhan, namun ia enggan memberikan tanggapan. 

"Iya benar. Informasi lebih lanjutnya ke Humas saya saja ya," singkatnya ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, Jumat (12/2/2020).

Sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Rektor Unilak, Riaupos.co mencoba mengkonfirmasi pihak humas Unilak, namun setelah dihubungi melalui telepon selulernya hingga berkali-kali, Humas Unilak tidak merespon.

Laporan: Afiat Ananda dan Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Server Gangguan, Layanan KTP-el di Pekanbaru Lumpuh Sementara

Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…

1 hari ago

Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kecelakaan, Korban Luka Serius

Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…

1 hari ago

PT BSP Buka Lowongan Direktur, Kesempatan Emas untuk Putra Putri Terbaik

Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…

2 hari ago

Hindari Kecelakaan Saat Arus Balik, Ini Tips Penting dari Capella Honda

Capella Honda bagikan tips aman berkendara motor saat arus balik. Mulai dari cek kendaraan, istirahat…

2 hari ago

DJP Riau Beri Relaksasi SPT, Wajib Pajak Tak Kena Sanksi

DJP Riau memperpanjang pelaporan SPT Tahunan dan menghapus sanksi keterlambatan. Kebijakan ini untuk meningkatkan kepatuhan…

2 hari ago

Aksi Pencurian Kabel Bikin Jalan Sudirman Pekanbaru Gelap Gulita

Kabel LPJU di Jalan Sudirman Pekanbaru dicuri OTK, menyebabkan jalan gelap. Dishub langsung lakukan perbaikan…

2 hari ago