Categories: Pekanbaru

MUI Belum Dapat Laporan Ajaran Sesat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Menanggapi kabar adanya indikasi aliran agama yang menyimpang pada akhir-akhir ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau akan melakukan peninjauan terkait kabar tersebut.

“MUI memiliki 10 kriteria yang mengatakan aliran itu sesat atau tidak sesat. Di antaranya ada Nabi setelah Muhammad, menambah dan mengurangi rukun Islam atau rukum iman. Kemudian tidak mewajibkan salat lima waktu, dan lainnya.  Jika memang ajaran itu masuk di dalam salah satu kategori itu, maka aliran itu bisa disebut sesat,” kata Sekretaris MUI Riau Zulhusni Domo, kemarin.

Terkait adanya indikasi aliran agama yang menyimpang, Zulhusni mengaku sudah mendapatkan informasi itu, namun informasi secara lengkap pihaknya belum memperoleh. “Kami akan lakukan peninjauan,” jelasnya.

Informasi yang diperoleh, ada indikasi tiga aliran agama yang menyimpang. Aliran pertama bernama ilmu pelindung kehidupan, penganutnya mengaku beragama Islam, namun tidak diwajibkan melaksanakan salat lima waktu dan membaca Alquran. Aliran tersebut disebarkan dengan kedok membuka pengobatan alternatif.

Kemudian yang kedua juga terpantau, indikasi aliran yang menyimpang yakni saksi Yehuwa, ajaran tersebut mirip dengan ajaran Kristen, namun tidak mempercayai salib, Natal hingga Yesus sebagai Tuhan. Selanjutnya, indikasi aliran Shinsei Bukkyo, aliran ini masuk ke Indonesia dari Jepang.

Keberadaan indikasi tiga aliran agama yang menyimpang tersebut sudah terdeteksi oleh pihak intelijen Kejari Pekanbaru yang tergabung dalam tim Pakem melibatkan tim intelijen Kejaksaan, Badan Intelijen Negara (BIN) Pekanbaru dan lainnya.(*4)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

11 jam ago

DPRD Meranti Tegas Tolak Kenaikan Tarif Ferry, Pengusaha Dipanggil Hearing

DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…

13 jam ago

Tiang FO Tumbang, Pemko Pekanbaru Dorong Jaringan Telekomunikasi Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…

14 jam ago

Satu Lokasi, Banyak Layanan: MPP Inhil Permudah Urusan Haji dan Umrah

MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…

1 hari ago

Patroli Malam Polisi Gagalkan Balap Liar, 29 Motor Diamankan

Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…

1 hari ago

Unri Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Digitalisasi Soft Skills Mahasiswa

Unri bersama Tanoto Foundation membangun sistem digital soft skills mahasiswa terintegrasi, terukur, dan menjadi bagian…

1 hari ago