Categories: Pekanbaru

Satu-satunya RS Layanan Ortotik Prostetik di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Siapapun bisa menjadi korban amputasi karena kecelakaan kerja ataupun cacat bawaan dari lahir. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan tenaga kesehatan ortotik dan prostetik yang mumpuni.

Selama ini banyak pasien yang berobat ke Pulau Jawa atau daerah lainnya untuk merancang alat bantu gerak hingga alat ganti gerak. Guna memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi pasien, Rumah Sakit Awal Bros Ahmad Yani mengadakan grand opening meresmikan klinik Ortotik Prostetik satu-satunya di Riau pada Kamis (10/10) pagi.

Secara simbolis melakukan penyerahan alat OP kepada pasien dan pemotongan tumpeng sebagai tanda peresmian bengkel yang bakal digunakan untuk meresepkan, merancang, sekaligus membuat alat bantu gerak tersebut.

Dikatakan Direktur RS Awal Bros A Yani Dr Fani Farhansyah, MARS, OP menjadi layanan terbaru dan satu-satunya di Provinsi Riau. Teruntuk pasien-pasien yang membutuhkan alat bantu gerak, seperti kaki palsu hingga tangan palsu.

“Kalau di Awal Bros Grup ini menjadi pelayanan kedua. Yang pertama berada di Awal Bros Batam. Untuk Riau ini RS pertama yang hadir membawa manfaat untuk pasien dan masyarakat yang memerlukan,” jelasnya.

Selain pasien yang alami amputasi akibat kecelakaan saja. Kata dia, pelayanan OP bervariasi dari segala usia mulai dari bayi hingga orang dewasa. Seperti, kaki bayi yang terlahir tidak normal bisa dibuatkan sepatu khusus, untuk memperbaiki kondisi sebelumnya.

“Orang dewasa yang alami kecelakan, kemudian kehilangan anggota gerak. OP berperan di sana untuk membantu pasien,” ujarnya.

Harga untuk pembuatan kaki palsu berkisar antara Rp12,5 sampai dengan Rp21 juta. Dengan menggunakan BPJS Kesehatan dan ketenagakerjaan, pasien bisa mendapatkan potongan sebesar Rp2,5 juta.

“Ada beberapa kasus di Riau yang memang banyak petani kebun sawit terkena benda tajam saat bekerja hingga harus diamputasi. Di sinilah OP berperan untuk membantu permasalahan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Manajemen RS Awal Bros A Yani Dr Dian Marsudiwati MARS menyampaikan untuk bisa mendapatkan pelayanan OP. Pasien terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan melakukan konsultasi perawatan dengan dokter dari ortotik prostetik, ortopedi hingga doktor rehab media.

“Nanti dilakukan pengukuran. Agar presisinya tepat sesuai keperluan pasien,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Riau Suratno SSos MSi mengatakan pemerintah Provinsi Riau sangat mendukung adanya OP tersebut. Sebab, masyarakat yang ingin berobat tidak perlu jauh-jauh ke provinsi lainnya.

“Namun tentunya berharap ke depan akan ada bantuan CSR dari RS Awal Bros untuk pasien-pasien yang tidak mampu. Adanya ini jelas pemerintah mendukung sekali,” tutupnya.

Untuk diketahui, Ortotik Prostetik adalah satu ilmu teknik dalam bidang medis yang melayani pengukuran, desain, pembuatan, pengepasan, dan penyelesaian akhir alat bantu (ortose) bagi anggota tubuh yang mengalami nyeri, lumpuh, cacat dan pengganti anggota gerak (protese) pada anggota gerak tubuh yang hilang, seperti cacat dari lahir, amputasi karena kecelakaan atau penyakit.(*1/jrr)

Laporan Muslim Nurdin

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Mitsubishi New Pajero Sport, SUV Tangguh dengan Teknologi Keselamatan Lengkap

Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…

5 jam ago

Penerbangan Langsung Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi

Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…

5 jam ago

Empat Trayek Bus DAMRI Buka Akses 12 Kecamatan di Siak

Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…

6 jam ago

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

7 jam ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

8 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

8 jam ago