sakit-hati-seorang-lansia-di-pekanbaru-molotov-rumah-tetangga
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Beberapa hari menjelang Idulfitri, KD seorang pria lanjut usia (lansia), warga Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru ditangkap polisi. Pria 62 tahun ini diamankan petugas karena diduga telah melempar molotov ke rumah tetangganya di Jalan Nenas, Gang Gondoria No 32, Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru.
Penangkapan bermula dari laporan Hatta Al Amin (42), pemilik rumah bahwa rumahnya telah dilempar molotov hingga mengalami kerusakan pada bagian depan rumahnya. Seperti dijelaskan Kapolsek SukajadiAKP Rahmannudin, KD pada Jumat (29/4) sekitar pukul 1.00 WIB menyiapkan botol berisi bahan bakar jenis pertalite. Tidak satu, tapi tiga sekaligus.
Kemudian pelaku mendatangi rumah korban yang berjarak hanya sekitar 10 meter dari rumahnya. Sesampai di rumah tetangganya, KD langsung melempar tiga bom molotov buatannya ke rumah korban. Hal itu menyebabkan teras rumah korban terbakar. Kendati tidak ada korban,namun para penghuni rumah yang dilaporkan berjumlah 20 orang tersebut langsung panik melihat kobaran api.
Usai menerima laporan kejadian, Kapolsek langsung memerintahkan Kanit Reskrim AKP Selamet dan anggota beserta tim identifikasi Polresta Pekanbaru mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selamet melanjutkan, KD yang diduga kuat sebagai pelaku waktu itu langsung diamankan.
"Pelaku kami amankan bersama barang bukti satu botol minuman dalam kemasan ukuran besar, yang berisi setengah botol minyak pertalite, dan tiga buah sumbu molotov dari lokasi kejadian," kata AKP Selamet,Selasa (10/5).
Usai melakukan olah TKP, AKP Selamet juga melakukan pemeriksaan sejumlah saksi, di antaranya Tri Ananda (23). Kanit menyebutkan, dugaan motif pelaku melempar molotov ke tetangganya karena sakit hati yang sudah menahun.
"Ini masih dalam proses sidik, ya. Dugaan sementara, motif pelaku melakukan perbuatan tersebut karena unsur dendam dan sakit hati yang sudah lama," kata AKP Selamet.(lim)
Laporan HENDRAWAN KARIMAN, pekanbaru
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…