Categories: Pekanbaru

Modus Ganjal Kartu ATM Kembali Terjadi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Modus penipuan dengan berpura-pura memberi bantuan di mesin ATM kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang perempuan menjadi korban modus ganjal ATM di sebuah toko retail Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Jumat (7/4) sore.

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Manapar Situmeang melalui Kanit Reskrim Tenayan Raya Iptu M Bahari Abdi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya penipuan dengan modus ganjal ATM.

"Dengan korban atas nama Fitria," kata Abdi, akhir pekan lalu.

Menurut laporan korban, mulanya dia hendak menarik uang tunai di ATM salah satu retail. Namun  kartu ATM miliknya tidak bisa dimasukkan ke dalam mesin.

Melihat kejadian itu seorang pria tidak dikenal mendekati korban. "Dia menawarkan bantuan dan bertanya kepada korban. Lalu, korban pun menjelaskan kejadiannya kepada pria itu. Sang pria pun berpura-pura membantu dengan berkata taruh kartunya di atas tulisan E-money berwarna kuning di mesin ATM," jelas Abdi.

Lanjut Abdi, korban pun mengikuti arahan pria tersebut, dan pelaku berkata kepada korban, "Salah Buk, bukan begitu posisinya", sembari mengambil kartu ATM korban.

Lalu pelaku, ujar Abdi, memerintahkan korban untuk mengikut tulisan yang ada di monitor mesin ATM tersebut dan meminta korban unntuk memasukkan nomor pin ATM, dan ada petunjuk untuk memasukkan nomor ponsel, setelah dimasukkan muncul keterangan error di monitor mesin ATM.

"Setelah muncul keterangan error, korban pun megambil kembali kartu ATM dan keluar dari toko tersebut," tambah Abdi.

Lalu, kata Abdi, korban pun mencoba menarik uang kembali di mesin ATM yang berada di tempat lain.

Namun ternyata kartu ATM korban tidak dapat dipergunakan karena kartu dan pin tidak sesuai dengan milik korban. Kemudian korban yang mulai timbul kecurigaan memeriksa saldo melalui aplikasi mobile banking dan muncul pemberitahuan, telah menarik uang sebanyak 2 kali dengan nominal pertama sebanyak Rp1.000.000 dan kedua sebanyak Rp450.000.

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, pihak kepolisian mencurigai kartu ATM korban telah ditukar oleh pelaku pada saat membantu korban, dan menarik uang korban setelah mengetahui pin ATM korban.

"Saat ini kami masih melakukan pengembangan terkait kasus ini. Dari pemeriksaan CCTV pelaku masih satu orang yang saat ini masih kami buru," pungkas Kanit.(bay)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

4 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

4 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

4 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

4 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

5 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

5 jam ago