kesal-belasan-tahun-jalan-rusak-tak-kunjung-diperbaiki
PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Warga Jalan Pesisir, Kelurahan Meranti Pandak, tidak bisa lagi memendung kekesalannya dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sehingga harus mengadu ke DPRD.
Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru tak kunjung memperbaiki Jalan Pesisir yang sudah belasan tahun rusak parah.
"Berbagai upaya dan usaha telah kami lakukan. Mulai dari menyampaikan usulan di dalam musrembang, namun Jalan Pesisir tak kunjung diperbaiki. Untuk itu kami akan mengadu ke DPRD Pekanbaru," ujar Ketua RW 08 Kelurahan Merantik Pandak, Abu Hasan Azari, Kamis (11/2/2021).
Menurutnya, warga yang tinggal di Kelurahan Meranti Pandak, khusunya warga Jalan Pesisir seperti dikucilkan oleh Pemko.
"Kami seperti tidak diperdulikan atau dikucilkan oleh Pemko. Padahal kami juga warga Kota Pekanbaru yang berhak menikmati infrastruktur jalan yang layak. Kerusakan Jalan Pesisir ini sudah balasan tahun. Sudah banyak pengendara yang jatuh akibat jalan rusak di sini," ungkapnya.
Ditambahkannya, apa yang dilakukannya semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat yang seharusnya didapatkan oleh masyarakat.
"Jalan ini kan untuk kepentingan masyarakat banyak. Yang berdampak atau dirasakan langsung mamfaatnya oleh mesyarakat," pungkasnya.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Dinas PMPD Kabupaten Rokan Hulu mengingatkan panitia Pilkades serentak di 54 desa untuk menjaga netralitas…
DLHK Kota Pekanbaru menurunkan tim ke sejumlah kecamatan guna menelusuri sumber bau menyengat menyerupai gas…
Polres Pelalawan menetapkan oknum guru berinisial HS sebagai DPO atas dugaan kejahatan seksual terhadap murid…
Prof Yesi Mutia Basri SE MSi Ak CA PhD resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang…
Satpol PP Kota Pekanbaru memanggil pengelola Kafe Laksamana Muda dan orang-orang dalam video viral yang…
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mencatatkan sejarah sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang meraih pengakuan…