beruang-madu-ditemukan-mati
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Balai Besar Konservasi Sumberdaya (BBKSDA) Riau, menemukan seekor beruang yang mati di Tahura Minas, Kabupaten Siak, Riau. Kabid Teknis BBKSDA Riau Mahfud mengatakan, saat ditemukan beruang tersebut ditemukan sudah dalam keadaan mati dengan kondisi terjerat pada bagian kaki.
"Beruang madu yang ditemukan mati ini persisnya di wilayah Hutan Produksi, Tahura dengan kondisi kaki terjerat," jelas Mahfud, Selasa (9/11).
Temuan ini sebut Mahfud berawal dari masuknya laporan masyarakat kelompok tani madu setempat. Saat ditemukan petani, beruang juga dalam kondisi sudah mati. Tim yang diturunkan BBKSDA juga menemukan kaki beruang terjerat.
"Tim medis memprediksi beruang telah mati, diperkirakan sekitar dua hingga tiga hari. Dari hasil pengamatan itu, diperkirakan beruang mati disebabkan terkena jeratan yang menyebabkan beruang tidak bisa bergerak hingga susah mencari makanannya, lalu kemudian mati," jelas Mahfud.
Lebih lanjut diketahui beruang berwarna hitam tersebut berjenis kelamin jantan. Untuk memastikan kematiannya, kemarin Tim Dokter BBKSDA mulai melakukan neukropsi. Hal ini dibutuhkan menurut Mahfud untuk memastikan penyebab kematian beruang secara lebih akurat.(end)
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…