Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar pimpin langsung pembongkaran bangunan liar di Jalan Sm Amin, Pekanbaru, Selasa (10/6/2025. (MHD AKHWAN/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membongkar puluhan warung tenda biru di sepanjang Jalan SM Amin, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (10/6/2025). Penertiban dilakukan setelah warga melaporkan keresahan atas aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.
Tenda-tenda tersebut diduga menjadi tempat praktik prostitusi dan penjualan minuman keras. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan pihaknya telah memberi tiga kali surat peringatan kepada para pemilik bangunan, namun tidak diindahkan.
“Sudah kita beri kesempatan untuk bongkar sendiri, tapi karena tidak juga dilakukan, akhirnya kita tertibkan,” kata Markarius saat memimpin langsung pembongkaran.
Proses penertiban dilakukan oleh tim gabungan dari Satpol PP, TNI, dan kepolisian, dibantu alat berat ekskavator. Bangunan semi permanen dari kayu tersebut dibongkar tanpa perlawanan berarti dari para pemilik.
Selain karena masalah keamanan dan ketertiban, bangunan liar itu juga mengganggu saluran air. Lokasinya yang berdiri di atas parit membuat drainase tersumbat dan memperparah banjir saat hujan.
“Drainase tidak bisa difungsikan karena parit tertutup bangunan, jadi terjadi pendangkalan dan menyebabkan banjir,” jelas Wawako.
Pada hari ini, sebanyak 22 unit bangunan liar dibongkar dan penertiban akan dilanjutkan hingga sore hari.
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…