Categories: Pekanbaru

Puluhan Akseptor Ikuti Layanan KB Gratis

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 83 orang akseptor Keluarga Berencana (KB) di Kecamatan Bukit Raya tampak antusias mengikuti program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) berupa penyuluhan dan pelayanan KB Metode Jangka Panjang (MJP) di BPM Hj Yeni Kusmiati, Jalan Kaharuddin Nasution, Rabu (9/3).

 

Pantuaan Riau Pos, tampak puluhan akseptor yang merupakan warga Kecamatan Bukit Raya antusias dalam mengikuti kegiatan layanan KB gratis tersebut. Mereka tidak hanya datang sendiri, tetapi juga ditemani oleh para suami yang juga mendapat edukasi terkait pelayanan KB untuk pria dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Pekanbaru.

 

Menurut Penyuluh KB Kecamatan Bukit Raya Sri Rezeki SIKom, MJP bertujuan untuk menunda, menjarangkan kehamilan serta menghentikan kesuburan yang digunakan dalam jangka panjang, selain juga metode ini lebih rasional dan efek samping sedikit.

Selain itu terdapat sejumlah manfaat dalam penggunaan alat kontrasepsi MJP, antara lain efektif mencegah kehamilan hingga 99 persen, jangka waktu pemakaian lebih lama, tidak mempengaruhi produksi air susu ibu, tidak ada perubahan fungsi seksual.

Begitupun dengan penggunaan MJP peserta KB dapat merencanakan kehamilan dan masa depan anak lebih baik, mencegah risiko kematian ibu saat melahirkan, di samping biaya pemasangannya dengan layanan KB gratis.

Tak hanya itu,  kegiatan ini dilakukan guna memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 8 Maret 2022 lalu. Sehingga pelayanan KB gratis ini sengaja dilakukan guna mencapai target yang telah ditetapkan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru.

"Kami bersyukur walaupun kita masih dalam masa pandemic, tetapi antusias masyarakat untuk mengikuti layanan ini cukup banyak. Terbukti  dengan 7 orang akseptor yang menggunakan IUD, 55 akseptor menggunakan implan dan 21 orang akseptor yang melakukan bongkar pasang implan," kata dia.

Sementara itu, salah seorang akseptor Nabilla mengaku bahagia bisa menikmati layanan KB gratis di awal tahun 2022 ini.  Apalagi sebelum menentukan KB apa yang akan digunakan. Masyarakat dibekali dengan informasi manfaat serta efek samping yang dirasakan saat menggunakan KB.

"Saya berharap layanan KB gratis seperti ini dapat sesering mungkin dilakukan agar masyarakat lainnya yang ingin menunda kehamilan bisa terbantu, khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini," tegasnya.(lim)

Laporan PRAPTI DWI LESTARI, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Rumah Bulat dan Dua Kontrakan di Marpoyan Damai Ludes Terbakar, Motor Ikut Hangus

Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…

16 jam ago

Mangrove Desa Bokor Mendunia, 13 Spesies Jadi Magnet Wisatawan

Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…

16 jam ago

Razia Gabungan di Sudirman, 117 Kendaraan Langsung Ditindak

Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…

3 hari ago

UHTP Sembelih 4 Sapi Kurban, Daging Dibagikan untuk Warga dan Karyawan

Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…

3 hari ago

Puluhan Tahun Rusak, Jalan Pesisir di Rumbai Segera Mulai Dibangun

Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.

3 hari ago

Lonjakan Penumpang Roro Bengkalis Terjadi Jelang Libur Akhir Pekan dan Iduladha

Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.

3 hari ago