proyek-spald-t-kontraktor-diminta-segera-perbaiki-jalan-bekas-galian
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Hingga saat ini, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Sukajadi masih banyak belum diperbaiki pascapekerjaan galian sistem pengolahan air limbah domestik terpusat (SPALD-T). Kontraktor yang melakukan pekerjaan diminta segera melakukan perbaikan.
Kondisi rusaknya jalan membuat resah pengguna jalan akibat jalan yang dilalui rusak dan berdebu.
"Kami minta ke kawan-kawan kontraktornya supaya segera diperbaiki," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Rabu (8/12).
Menurutnya, perbaikan belum dapat dilakukan karena kepadatan tanah timbunan bekas galian belum padat. Dikatakan Indra, untuk perbaikan jalan itu mereka harus melakukan uji kelayakan dan tidak ada lagi permukaan yang tidak rata.
Ia menyebut, berdasarkan temuan di lapangan, lumpur dari galian IPAL juga dibuang ke parit jalan. "Kami sudah sampaikan supaya secara berkala dibersihkan. Mereka juga ada tim sapu jagadnya untuk membersihkan parit tersebut, nanti kita bantu juga dengan pasukan kuning," terang Indra.
Kondisi ruas yang cukup parah saat ini, dikatakan Indra berada pada Jalan Rajawali dan Jalan KH Ahmad Dahlan. Kondisi ini membuat banyaknya keluhan masyarakat. Terutama dalam aktivitas perdagangan di sepanjang jalan itu terganggu.
"Kontrak (pekerjaan, red) selesai sampai Desember ini. Karena seharusnya selesai 2020, tapi karena ada Covid-19, ada relaksasi diberikan adendum waktu satu tahun. Nanti kalau akhir tahun ini tidak selesai, mereka diberi kesempatan 90 hari kerja namun tetap diberikan denda," pungkasnya.
Menurutnya, pekerjaan SPALD-T ini direncanakan bakal dilakukan di empat kecamatan. Diantaranya, Sukajadi, Pekanbaru Kota, Limapuluh, hinga ke Tenayan Raya.(ali)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…