Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Berry Juana Putra (dua kiri), Kanit Reskrim Polsek Limapuluh AKP Syafril (kiri) memberi keterangan saat ekspose kasus pencurian di Mapolsek Limapuluh Pekanbaru, Jumat (8/8/2025). (EVAN GUNANZAR/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – JAJARAN Polresta Pekanbaru bersama Polsek Limapuluh berhasil mengungkap kasus pencurian kabel tembaga milik PLN yang menyebabkan listrik padam di sebagian wilayah Kecamatan Limapuluh, Kota Pekanbaru.
Empat terduga pelaku diamankan, sementara satu lainnya masih buron. Empat terduga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial DR, YAP, JD, dan KN. Satu terduga pelaku lainnya berinisial R masih dalam pengejaran.
Kasus ini terungkap setelah pihak PLN menerima laporan warga terkait padamnya listrik di sekitar Jalan Setiabudi dan Jalan Sultan Syarif Kasim, Jumat (25/7) lalu.
Saat dilakukan pengecekan, gardu distribusi PLN UP3 Pekanbaru, ULP Kota Timur Nomor 69 ditemukan dalam kondisi terbongkar, dan kabel tembaga sepanjang 46 meter telah hilang.
Kerugian yang dialami PLN ditaksir mencapai Rp8 juta hanya dari nilai kabel, belum termasuk biaya pemulihan jaringan yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra mengatakan, para tersangka berpura-pura menjadi teknisi PLN saat beraksi.
’’Mereka menggunakan modus berpura-pura sebagai petugas PLN untuk membongkar gardu listrik. Ini sangat membahayakan, baik bagi nyawa mereka sendiri maupun masyarakat,’’ ujarnya, Jumat (8/8).
Polisi berhasil menyita barang bukti antara lain peralatan bengkel seperti kunci Inggris, kunci pas, obeng, kunci letter T, sarung tangan, sepeda motor putih, serta potongan pipa galvanis dan elbow pipa.
Kompol Bery menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka telah tiga kali melakukan aksi serupa. Hasil penjualan kabel tembaga digunakan untuk membeli narkoba.
‘’Tes urine keempat tersangka positif narkoba. Motif mereka menjual kabel tembaga untuk membeli sabu,’’ jelasnya.
Pihak kepolisian mengimbau terduga pelaku inisial R yang masih buron untuk segera menyerahkan diri. ‘’Jika R tidak menyerahkan diri, kami akan menangkap di mana pun berada. Keempat terduga pelaku ini juga positif mengonsumsi narkoba,’’ pungkasnya.(hen)
Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru
Pemko Pekanbaru melantik 16 ASN dalam mutasi dan rotasi jabatan. Wali Kota Agung Nugroho menegaskan…
DLHK Pekanbaru menindak 29 pelanggar yang membuang sampah sembarangan selama Januari-Juni 2026. Denda Rp11,95 juta…
Seorang pemuda di Kampar diduga terjatuh ke Sungai Kampar usai melakukan aksi standing di atas…
PSPS Pekanbaru mempertahankan pemain inti, mendatangkan sejumlah rekrutan baru, dan siap memulai training camp untuk…
Bencana abrasi melanda Desa Sungai Nyiur, Inhil. Enam rumah rusak berat dan belasan jiwa terdampak…
Wanita asal Kuansing ditemukan meninggal di hotel di Dharmasraya. Polisi menduga korban dibunuh, sementara terduga…