pj-wako-pekanbaru-muflihun-pastikan-tetap-loyal-pada-gubri
PEKANBARU (RIAU POS.CO) – Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP memastikan dirinya loyal dan fokus dalam menyelesaikan tugas yang diberikan Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi.
Ini ditegaskannya menjawab pertanyaan tentang adiknya yang bernama Ade Rinaldi, yang sebelumnya Kepala Bidang (Kabid) Retribusi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Jumat (8/7/2022) turun jabatan dilantik pada posisi baru sebagai Kepala Sub Bagian (Kasubag) Program Sekretariat Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau.Adik kandung Pj Wako ini merupakan peserta terbaik Diklat PIM 3 yang dilaksanakan baru-baru ini. Jabatan yang ditinggalkannya kini belum diisi.
Muflihun saat dimintai tanggapannya terkait hal ini ini, termasuk banyak pihak yang mengaitkan demosi sang adik dengan posisi Muflihun sebagai Pj Wako –meski bukan nama yang diajukan Gubri ke pusat– mengatakan bahwa evaluasi pejabat merupakan hak Gubri sebagai kepala daerah. Dipastikannya, dia akan tetap bekerja menjalankan tugas dari Gubri untuk membenahi tiga masalah prioritas di Pekanbaru.
"Pelantikan itu kan hak gubernur. Saya tidak ingin kait-kaitkan ada stigma ini, stigma itu. Yang terpenting saya tetap menjalankan arahan untuk membenahi masalah banjir dan sampah yang menjadi prioritas Pak Gubernur," ucapnya, Sabtu (9/7/2022).
Laporan: M Ali Nurman (Pekanbaru)
Editor: Edwar Yaman
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.