Categories: Pekanbaru

Bercitarasa Nusantara, Aroma Bamboe Hadir di Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Setiap rumah makan memiliki ciri khas masing-masing. Ada yang serba santan layaknya makanan khas Minang dan Melayu, ada pula yang serba "penyetan" ciri khas Jawa, ada pula serbabakaran, dan lainnya yang mengandung citarasa nusantara.

Gabungan rasa nusantara menjadi menu khusus di Rumah Makan Aroma Bamboe, yang beralamat di Jalan Arifin Achmad, Marpoyan Damai, Pekanbaru. Lokasinya tak begitu jauh dari Taman Kota, seberang kawasan Bandar Serai Raja Ali Haji.

Rumah Makan Aroma Bamboe tersebut baru saja launching Sabtu (7/3). Tamu undangan maupun tamu yang hadir dapat makan gratis saat grand opening berlangsung dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Menu utama RM Aroma Bamboe adalah ikan patin yang dibakar di dalam bambu. Baluran bumbu yang meresap pada ikan begitu terasa di lidah. "Satu ekor ikan patin segar dimasukkan dalam bambu lalu dibakar," ujar Owner Aroma Bamboe Drs H Bastian Bakri dan H Iswandi Lismar yang didampingi sang putra Arief Rachmad.

"Ikan itu dari mentah sampai matang berada di dalam bambu. Untuk harga yang kami tawarkan ada size dengan harga terjangkau Rp 75 ribu. Sehingga semua kalangan bisa menikmati," tambahnya.

Dalam kesempatan itu turut hadir Owner Group RM Pagi Sore H Armaidi Sabirin serta General Manager RM Aroma Bamboe Gatot Irmanukawi. Lebih jauh dikisahkannya, jika selama membuka rumah makan berciri khas masakan Padang, kini mencoba merintis masakan lain. Katanya, agar bercitarasa beda.

"Sebelumnya rumah makan saya kan Pagi Sore yang berada di Palembang, Jakarta dan Pekanbaru itu masakan Padang. Ternyata tidak semua orang menyukai. Jadi saya mencoba membuka rumah makan bercitarasa nusantara. Ada banyak makanan yang kami sajikan," terangnya.

Saat pembukaan, terdapat 15 menu makanan yang tersaji. Meski demikian yang paling diunggulkan adalah ikan patin dalam bambu yang diolah dengan cara dibakar. Ada juga ikan lainnya yaitu gurami dan nila. Katanya, ikan-ikan tersebut benar-benar fresh, hanya untuk satu hari.

Tak hanya ikan, daging pun disajikan sebagai menu di Aroma Bamboe. Ada daging ayam dan sapi, katanya. "Ayamnya tidak bersantan, namun ayam rempah karena bahannya banyak dicampuri rempah," ulasnya.

Dengan hadirnya di Pekanbaru, harapannya bisa menjadi pusat kuliner dan disukai lidah orang Pekanbaru dengan beragam suku bangsa.  Bercerita ruangan, sepenuhnya tidak full AC karena menimbang orang Pekanbaru masih banyak yang merokok.

Meski demikian terdapat ruangan privat. "Jadi untuk ruangan, tentunya indoor dan outdoor. Ada juga ruang VIP, untuk pengunjung yang tidak bisa terpapar asap rokok. Bisa menampung 100 orang," ujarnya.(s)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

8 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

8 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

9 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago