Categories: Pekanbaru

Soal Rencana Kenaikan Tarif Parkir, Wakil Rakyat Jangan Asal Setuju

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Rencana Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru menaikkan tarif parkir kendaraan roda empat mencurigakan. Rencana ini dinilai tergesa-gesa. Baru saja Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membatalkan masukan dari parkir ini sebagai pajak mengedepankan sisi retribusi, lalu tiba-tiba berencana lagi menaikkan tarif dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.

Langkah ini dinilai pengamat kebijakan publik Dr Moris Adidiyogia SSos MSi sebagai langkah maraton. Dirinya menilai langkah-langkah tersebut memperlihatkan seolah-olah retribusi parkir ini adalah lumbung emas yang harus dimaksimalkan. Moris menyayangkan sudah ada anggota DPRD Kota Pekanbaru yang menyetujui rencana tersebut secara terbuka ke publik.

"Dalam pemerintahan, fungsi legislatif itu bukan pelayan, tapi pengimbang jalannya pemerintahan, memberikan masukan. Dengan mewakili suara rakyat, anggota dewan harus berikan masukan kepada pemerintahan, misalnya ketika sebuah kebijakan dibuat, begini masukan dari masyarakat, kalau dinaikkan akan begini sambutan masyarakat.  

Artinya berikan pertimbangan sesuai kehendak rakyat yang diwakili, bukan asal setuju," sebut Moris.

Kalau persetujuan seperti tarif parkir atas alasan agar pemerintaha stabil, Moris mengingatkan dalam menciptakan pelayanan publik yang baik, bukan stabilitas yang dicari. Tapi aspirasi masyarakat yang harusnya dikedepankan. Legislator harus arif, jangan ragu seolah-olah berjarak dengan rakyat. Moris mengingatkan juga kepada masyarakat bahwa mereka punya wakil di legislatif.

"Wakil rakyat, ingat, kalian itu wakil rakyat. Keresahan rakyat adalah ukuran partisipasi kalian dalam mencari empati masyarakat. Jangan seolah-olah fungsi kalian itu hanya memberikan dukungan kepada eksekutif. Legislatif itu harus memberikan masukan, memberikan perimbangan kepada eksekutif. Tunjukkan idealisme, jangan jadi wakil rekyat yang sekedar mengiyakan, kalau sekedar mengiyakan tugas legislatif sudah selesai," kata Moris.

Momen rencana Pemko menaikan tarif parkir ini justru menurut Moris adalah titik di mana wakil rakyat menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat. Apakah rakyat setuju dengan kenaikan tarif itu. Apapun pandanga masyarakat, kata Moris, itu yang disuarakan ke pemerintahan. Karena ini momen bagi wakil rakyat untuk meraih simpati dan dukungan dari rakyat agar terpilih kembali.

"Pemko sebagai pelayana publik juga harus ingat, setiap kebijakan harus melibatkan masyarakat lewat wakil mereka di legislatif," tutupnya.(end)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

9 jam ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

12 jam ago

Jembatan Siak I Akan Dipelihara, Arus Kendaraan Dialihkan ke Siak III

Pemprov Riau akan memelihara Jembatan Siak I dan Siak III pada pekan ketiga September dengan…

12 jam ago

Pasokan BBM di Riau Naik 27 Persen, Pertamina Respons Lonjakan Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga menaikkan pasokan BBM JBT di Riau hingga 27 persen seiring meningkatnya kebutuhan…

12 jam ago

Komjak RI Cek Kejari Pekanbaru, Seluruh Pengaduan Masyarakat Disebut Sudah Ditindaklanjuti

Komjak RI mengunjungi Kejari Pekanbaru untuk mengecek pengaduan masyarakat dan sarana prasarana serta mengingatkan pentingnya…

12 jam ago

Viral Video MBG di SDN 015 Tambusai Utara, Pihak Sekolah Tegaskan Tak Pernah Menolak

Video pembagian MBG di SDN 015 Tambusai Utara viral dan memunculkan anggapan penolakan. Sekolah menegaskan…

15 jam ago