Categories: Pekanbaru

Sampah Berserakan di Jalan Rajawali Sakti Kerap Dibakar Warga

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Persoalan sampah di Kota Bertuah tak pernah ada habisnya. Kali ini masyarakat di Jalan Rajawali Sakti  Kelurahan Delima, Kecamatan Bina Widya terus mengeluhkan tumpukan sampah yang berlangsung lama dan mulai menutupi sebagian badan jalan alternatif di kawasan tersebut.

Pantauan Riau Pos, Kamis (7/10) tampak warga setempat mencoba mengurangi tumpukan sampah yang sudah mulai menggunung dengan cara dibakar. Namun, sejumlah pengedara yang melintas tampak tak merasa bersalah dengan tetap melemparkan sampah plastik ke lahan kosong milik warga tersebut.

Tampak pula ceceran sampah pelastik dan kayu berserakan di badan Jalan Rajawali Sakti dan hampir menutupi badan Jalan yang sudah terlihat sempit itu.

Menurut salah seorang warga, Yadi mengaku tumpukan sampah di tanah kosong tersebut sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Namun tak ada tindakan tegas dari pemerintah Kota Pekanbaru dan pemerintah setempat.

Apalagi tumpukan sampah tersebut berada tak jauh dari kawasan rumah sakit, yang sudah pasti kerap di lintasi masyarakat.

"Jelas kami warga di sini sudah sangat merasa terganggu dengan sampah di sana. Walaupun sering diangkut, tapi tetap saja banyak yang membuang sampah di badan jalan," kata dia.

Dikatakan Yudi, biasanya penggunaan jalan yang kerap membuang sampah di badan Jalan Rajawali Sakti tersebut melakukannya pada senja hingga malam hari. Pasalnya, kawasan tersebut minim penerangan, sehingga mereka dengan leluasa membuang sampah yang di bawa, baik menggunakan becak motor ataupun mobil ke badan jalan.

"Kami berharap kawasan permukiman kami tidak lagi dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal. Karena merusak lingkungan dan mengganggu kami, karena aroma bau busuk nya kerap tercium," kata dia.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Dimas, salah seorang warga mengaku resah dengan tumpukan sampah yang tak kunjung tertangani selama bertahun-tahun tersebut.

Bahkan tumpukan sampah kerap mengganggu lalu lintas di kawasan tersebut dan membuat pengendara yang melintas untuk bergantian agar tidak tergelincir dengan ceceran sampah basah yang berserakan di badan jalan.

"Saya berharap Pemerintah Kota Pekanbaru dapat segera menyelesaikan persoalan sampah ini. Jangan sibuk ngambil retribusi saja tapi pelayanan tidak ditingkatkan," harapnya.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tinggal 2 Persen, Gaji ASN Meranti Segera Rampung

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…

14 jam ago

Terungkap! Dendam dan Harta Picu Menantu Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru

Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…

14 jam ago

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…

15 jam ago

182 JCH Rohul Diberangkatkan, Wabup Lepas Langsung ke Batam

Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…

15 jam ago

SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…

15 jam ago

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…

15 jam ago