Categories: Pekanbaru

Semprot Disinfektan di Fasilitas Umum

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Penyebaran virus corona atau Covid-19 di Provinsi Riau belum mengalami penurunan. Oleh sebab itu masyarakat masih diminta untuk selalu berhati-hati dengan cara menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah pada mada normal baru saat ini.

Upaya tersebut juga dilakukan oleh Tim Pengabdian Satgas Universitas Riau. Di mana tim yang terdiri dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) tersebut melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum di Desa Perhentian Luas, Kecamatan Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Singingi.

Seperti diungkapkan salah seorang mahasiswa KKN Unri, Anisa Triwulandini kepada Riau Pos, Selasa (7/7). Dari penjelasan dia, beberapa fasum yang dianggap penting untuk dilakukan disinfeksi  adalah sekolah, tempat ibadah, perkantoran dan beberapa rumah masyarakat.

"Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19 khususnya di Desa Perhentian Luas. Kegiatan ini disambut baik oleh pemerintah setempat dan warga desa. Sebab, Tim Pengabdian Satgas Unri ikut andil besar dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 dan Tim Satgas juga gencar melakukan kegiatan penyemprotan ini agar warga tidak tertular," ungkapnya.

Lebih jauh disampaikan dia, disinfektan sendiri merupakan proses dekonteminasi yang menghilangkan atau membunuh segala hal terkait mikroorganisme baik virus dan bakteri, pada objek permukaan benda mati.

"Ini yang membedakan disinfeksi dengan antiseptik. Kalau antiseptik, membunuh atau menghambat mikroorganisme pada jaringan hidup.Banyak meminta disinfeksi di perumahan, perkantoran. Tapi perlu diketahui bahwa proses ini memiliki dampak kesehatan seperti menimbulkan bau dan mengiritasi tangan bahkan mengganggu pernapasan," paparnya.

Terakhir, ia menyebutkan bahwa mahasiswi yang tergabung dalam kegiatan tersebut terdiri dari empat orang yang berasal dari Kabupaten Kuantan Singingi. Yakni Resisi Nelita Hakim dari Jurusan Kimia sebagai ketua, Esi Wulandari dari Jurusan Teknologi Pertanian sebagai sekretaris, Sepdenora Jonrose dari Jurusan Ilmu Hukum sebagai bendahara dan Anisa Triwulandini dari Jurusan Teknologi Hasil Perikanan. Dengan dibimbing oleh Ir Siswanto MT selaku dosen pembimbing lapangan.(nda)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

14 jam ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

14 jam ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

16 jam ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

16 jam ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

16 jam ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

16 jam ago