antisipasi-banjir-pupr-dan-bpbd-diminta-bergerak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari terakhir, hujan mengguyur Kota Pekanbaru. Beberapa titik, terdapat genangan air. Menyikapi situasi ini, legislator gedung Payung Sekaki Pekanbaru meminta dinas terkait untuk melakukan pemantatauan (action) di lapangan.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono ST, Selasa (7/4). Ia meminta, agar Dinas PUPR dan BPBD Kota Pekanbaru, untuk mengantisipasi genangan air serta banjir di beberapa titik di Kota Bertuah Madani ini.
"Harus kami antisipasi dari sekarang. Dinas PUPR segera mendata titik yang rawan banjir dan genangan air. Minimalisir, jangan sampai terjadi seperti biasanya, yang meluap dan menyebabkan kerugian materil bagi masyarakat," tegas Sigit.
Untuk diketahui, setiap hujan mengguyur Kota Pekanbaru, di sejumlah titik sering digenangi air bahkan banjir. Tidak hanya jalan-jalan protokol, pemukiman warga juga menjadi sasaran.
Penyebabnya, selain tidak beresnya penanganan drainase atau parit, juga tidak jelasnya aliran air ke parit primer. Genangan air tersebut seperti di Jalan Subrantas, beberapa titik di Jalan Sudirman, simpang Jalan Hang Tuah, Jalan KH Ahmad Dahlan dan beberapa ruas jalan lainnya.
"Kalau pemukiman kan ada beberapa juga yang menjadi langganan banjir. Seperti Perum Sidomulyo bagian belakang, Perum Witayu dan lainnya," terangnya.
Lebih lanjut disampaikan politisi Partai Demokrat ini, bahwa OPD terkait juga diminta lakukan pemantauan ke lokasi rawan banjir dan genangan air.
"Jangan nanti saat banjir, baru sibuk bekerja. Makanya dari sekarang, kami dorong OPD terkait mulai antisipasi itu," harapnya.(gus)
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…