Categories: Pekanbaru

Polisi Dalami Dugaan TPPO Warga Rohingya

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Satreskrim Polresta Pekanbaru mendalami dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terkait pengungsi Rohingya. Dugaan itu muncul usai diamankannya 62 Pengungsi Rohingya, baru-baru ini.

Mereka diamankan saat sedang berada di Perumahan Adi Nusa, Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, baru-baru ini. Mereka diamankan saat bersembunyi di perumahan tersebut, di mana tiga di antaranya diduga sebagai agen imigran gelap.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Kasat Reskrim Kompol Bery Juana Putra menjelaskan, tiga orang diduga agen tersebut kini diamankan di Polresta Pekanbaru. Sementara 59 imigran sudah dievakuasi ke Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Pekanbaru.

”Pada pemeriksaan awal ketika kita periksa satu per satu. Infonya mereka para pengungsi ini bakal dijual oleh ketiga agen ini. Kami menemukan ada dugaan kekerasan seksual juga,” kata Kompol Bery, Kamis (7/3).

Soal dugaan para pengungsi ini bersembunyi, Kompol Bery menerangkan, di rumah tersebut para pengungsi  berkumpul dalam satu ruangan. Dari luar, terlihat seperti tidak ada aktivitas apa-apa.

”Dari luar terlihat tidak ada aktivitas apa-apa. Namun ketika didobrak bersama Ketua RT, kami menemukan 59 imigran gelap tersebut di dalam satu ruangan. Mereka sembunyi,” sambung Kasat Reskrim.

Adapun tiga orang yang diduga agen teridentifikasi berinisial MI, MA dan MIS. Mereka juga merupakan warga etnis Rohingya. Menurut Kasat Reskrim, mereka berasal dari Myanmar sebelum sempat mendarat ke Aceh yang kemudian langsung ke Kota Pekanbaru.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi melakukan penggerebekan terhadap tempat penampungan etnis Rohingya pada Selasa (5/3) dini hari. Sebanyak 62 orang diamankan, dimana tiga diantaranya agen penyelundup. Adapun rincian 59 lainnya, 36  laki-laki, 13 perempuan dan 10 anak-anak.(yls)

Laporan HENDRAWAN KARAIMAN, PEKANBARU

 

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Rumah Warga di Jalan Tanjung Harapan Tembilahan Terbakar, Ini Kondisi Penghuninya

Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…

56 menit ago

Menang 49-27, SMAN 1 Bangkinang Melaju ke Semifinal HSBL 2026

SMAN 1 Bangkinang lolos semifinal HSBL 2026 setelah menang 49-27 atas SMAN 1 Ujung Batu.…

1 jam ago

Empat Tersangka Kasus Pembunuhan Lansia di Rumbai Diserahkan ke Jaksa, Terancam Hukuman Mati

Kasus perampokan dan pembunuhan lansia di Rumbai masuk tahap II. Empat tersangka diserahkan ke jaksa…

2 jam ago

Foto Harimau Bikin Warga Siak Hulu Resah, Hasil Penelusuran BBKSDA Mengejutkan

Foto harimau yang viral di WhatsApp membuat warga Siak Hulu resah. BBKSDA Riau turun mengecek…

2 jam ago

40 Siswa SD di Dumai Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Santap Menu MBG

Sebanyak 40 siswa dan seorang guru SDN 013 Dumai diduga keracunan usai menyantap MBG. Mereka…

2 jam ago

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

21 jam ago