Categories: Pekanbaru

Menunggu Kelanjutan PPKM Level 1

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kelanjutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 yang berakhir, Senin (6/12) belum ditentukan. Hal ini masih menunggu hasil evaluasi Satgas Covid-19 nasional.

Hasil evaluasi Senin baru akan ditentukan Senin malam. Namun, dari evaluasi Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru, kasus positif cenderung stabil walaupun sempat terjadi lonjakan kasus pada pekan lalu.

"Kami masih menunggu hasil evaluasi Satgas Covid-19 Nasional yang diumumkan nanti malam," kata Asisten I Setdako Pekanbaru, Syoffaizal, Senin (6/12) siang.

Menurutnya, pemerintah kota belum bisa memastikan untuk tetap menerapkan PPKM level 1. Status PPKM di Kota Pekanbaru tergantung hasil evaluasi Satgas nasional.

Pemerintah kota berencana menggelar rapat evaluasi PPKM level 1 pada Selasa (7/12) pagi. Rapat evaluasi ini juga melibatkan unsur Forkopimda Pekanbaru. "Besok pagi (hari jni, red) kita rapat evaluasi bersama Forkopimda, sekalian persiapan Natal dan Tahun Baru," terangnya.

Dirinya menilai, ada pengaruh akibat lonjakan kasus positif dari klaster sekolah pada pekan kemarin. Ada tambahan 127 kasus positif dari klaster sekolah swasta. Namun untuk tambahan kasus positif harian berkisar dua kasus satu harinya.

"Semalam tambahan kasus dua orang, dari Marpoyan Damai. Mudah-mudahan dari evaluasi Satgas nasional kita masih bisa bertahan pada PPKM level 1," ungkapnya.

Sementara data dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 141 kasus. Jumlah ini cenderung menurun pada akhir pekan kemarin yang sampai pada 160 kasus aktif.

"Kami mengimbau masyarakat tetap disiplin menjalankan prokes. Jangan abai walaupun kita berada pada PPKM level 1. Apalagi jelang libur natal dan tahun baru mobilitas masyarakat cukup tinggi," tutupnya.

Abai Masker Mendominasi

Dalam pada itu, dua pekan sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 berlaku di Kota Pekanbaru. Dalam penerapannya, pelanggaran masyarakat yang abai menggunakan masker mendominasi.

PPKM level 1 berakhir pada Senin (6/12) dan segera diputuskan kelanjutannya. Tim Penegakkan Hukum (Gakkum) Satgas Covid-19 masih menemukan banyak pelanggaran protokol kesehatan (prokes).

"Pelanggaran masih ada. Pelanggarannya tidak pakai masker, itu saja," kata Kasatpol PP Kota Pekanbaru, Iwan Samuel Parlindungan Simatupang, Senin (6/12).

Menurutnya, selama penerapan PPKM level 1, tim Gakkum Satgas Covid-19 tetap melakukan pengawasan. Mereka melakukan patroli ke titik keramaian seperti tempat kuliner dan hiburan umum.

Selama patroli berlangsung total seratusan warga terjaring melanggar prokes selama penerapan PPKM level 1. Untuk penindakan sendiri, disampaikannya lebih kepada pembinaan berupa sanksi teguran lisan dan tertulis. "Jadi penindakan kita di level 1 ini hanya teguran saja," terang Iwan.

Sementara untuk tempat usaha, lanjut Iwan, juga didapati masih ada yang belum disiplin mematuhi prokes. "Meski sudah banyak diberi kelonggaran di PPKM level 1 ini, tapi tingkat kepatuhannya memang masih kurang. Kalau untuk sanksi sama, teguran lisan dan tertulis juga, lebih ke pembinaan," pungkasnya.

Ia memastikan, Satpol PP sebagai kordinator tim Gakkum Satgas Covid-19 tetap melakukan patroli bersama aparat TNI dan Polri. "Kita berupaya mendisiplinkan masyarakat agar tertib menjalankan prokes, terutama dalam menggunakan masker dan menjaga jarak, " singkatnya.(ali/yls/rio)

 

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Jembatan Bailey di Jalan Nelayan Pekanbaru Selesai Dipasang, Kini Bisa Dilintasi Warga

Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…

6 jam ago

Abdul Wahid Tetap Bantah Dakwaan KPK, Pengacara Minta Dibebaskan dari Seluruh Tuntutan

Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…

7 jam ago

Kabar Baik PPPK Paruh Waktu Meranti, Gaji ke-13 dan THR Mulai Dianggarkan

Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…

10 jam ago

Semarak Hari Jadi Riau, 2.200 Pohon Bakal Ditanam di Kawasan Stadion Utama

Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…

11 jam ago

Pensiunan PNS di Kampar Ditangkap atas Dugaan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…

11 jam ago

Pemkab Inhil Mulai Verifikasi Data Pedagang Pasar Yos Sudarso Jelang Relokasi

Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…

11 jam ago