BONGKAR RUMAH: Lurah Tangkerang Labuai Joko Arif Santoso (baju cokelat) didampingi Ketua LPM Tangkerang Labuai Mirshal (baju biru) bersama anggota Kodim 0301 Kota Pekanbaru melakukan pembongkaran rumah yang tidak layak huni di Kelurahan Tangkerang Labui, Selasa (5/11/2019). (SEPTARI DWI LESTARI/RIAU POS)
KOTA (RIAUPOS.CO) — Masyarakat menengah ke bawah dengan kondisi rumah yang memperihatinkan, berkesempatan mendapat program bedah rumah dari Kodim 0301 Pekanbaru tahun 2019. Salah satunya Toironi warga RW 04, Jalan Kopi Gang Merica, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Selasa (5/11).
Ia bersekempatan dan terpilih sebagai salah satu kandidat yang mendapat program bedah rumah. Toironi yang sehari-harinya bekerja sebagai buruh bangunan, hanya berpenghasilan Rp100 ribu. Tak jauh berbeda, sang istri pun hanya bekerja sebagai cleaning sevice yang berpemasukan pas-pasan.
Toironi pun bersyukur rumahnya dapat diperbaiki dan ia berharap agar program ini terus berlanjut. "Terima kasih sudah membantu memperbaiki rumah saya, harapan saya program seperti ini dapat terus berlanjut," ujarnya.
Kegiatan bedah rumah ini juga dihadiri oleh Ketua LPM Tangkerang Labuai Mirshal, Babinsa Tangkerang Labuai Nandi Nugraha, dan juga RW 4 Nazarudin Uhtasuhut yang juga ikut membantu proses pembongkaran rumah.
Sementara itu, Danpos Bukit Raya, Pembantu Lentan Dua (Pelda) Ery Taufan mengatakan, target program bedah rumah ini adalah program Kegiatan Rehap RTLH dalam rangka Binter terpadu Kodim 0301 Pekanbaru. Apalagi kegiatan bedah rumah dengan kondisi tak layak huni ini sudah termasuk kategori maka akan dilakukan perbaikan.
"Kita cari sasaran warga yang rumahnya tidak layak huni, dan sesuai persyaratan. Bantuan bedah rumah ini, kita lihat dulu kerusakan nya, biasanya tidak 100 persen kita ganti. Hanya memperbaiki yang rusak saja. Kagiatan ini juga telah berlangsung sejak awal 2019 dibeberapa Kecamatan dan Keluaraha Sekota Pekanbaru, dan khusus untuk Kodim 0301 ini merupakan rumah ketiga setelah sebelumnya dilakukan di Kelurahan Tangkerang Tengah, dan juga Kelurahan Simpang Tiga," terangnya.(ayi)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…