Categories: Pekanbaru

Sampah di Tepi Jalan Siak II Pekanbaru Menumpuk

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tumpuk sampah di tepi Jalan Siak II Pekanbaru menjadi pemandangan sehari-hari bagi pengguna jalan. Panjang tumpukannya diperkirakan mencapai 50 meter. Tumpukan sampah ini juga sangat dekat dengan badan jalan. Kondisi ini membuat jalan di wilayah tersebut tampak kumuh dan menebarkan aroma tidak enak saat melintasi jalan. Sampah yang terbanyak itu terlihat berasal dari rumah tangga.

Berdasarkan pantauan Riau Pos di lokasi, Senin (6/7) tumpukan sampah ini tepat berada di tepi jalan. Lokasi ini tak jauh dari Gudang Avian. Di tengah cuaca panas di Kota Pekanbaru, petugas pengangkut sampah terlihat berada di sana dan mengangkut sebagian sampah-sampah ke dalam truk. Namun dikarenakan jumlah sampah yang menggunung, truk tidak bisa mengangkutnya semua. Meski sudah dibersihkan, sampah di sana tetap ada dan melimpah.

Tak jauh dari tumpukan sampah, terlihat seorang pengendara motor melemparkan kantong plastic berisi sampah ke lokasi tersebut.

Beberapa pemulung terlihat sedang memilah sampah untuk dikumpulkan di karung yang mereka bawa. "Untuk saya jual kembali ke kiloan, uangnya untuk makan keluarga saya dek," ujar seorang pemulung, Pian.

Seorang pengendara, Idrus mengungkapkan kekesalan terhadap tumpukan sampah ini. "Ya seharusnya masyarakat buang sampah ke tempat pembuangan yang sudah disediakan, bukan di tepi jalan seperti ini. Lihatlah ini sudah sepanjang ini tumpukannya," keluh Idrus.

Menurut seorang warga, Jumailis, truk-truk pengangkut sampah datang tak menentu setiap harinya. "Truk sampah ada datang, tapi tidak menentu sekali sehari berapa kali datang. Intinya sampah itu sudah lama dan tidak ada habisnya itu," ujarnya.

Ia berharap warga tak lagi membuang sampah ke jalan sehingga membuat jalanan menjadi jorok dan tak nyaman dilihat. "Berharapnya jangan ada lagi masyarakat buang sampah ke jalan, kan biar nggak jorok dan nggak enak untuk dilihatnya," kata Jumailis.(ayi)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Buron ke Sumut, Dalang Pembakaran Jaring Nelayan di Rohil Akhirnya Ditangkap

Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.

11 jam ago

Antrean BBM Mengular, Pemprov Riau Ajukan Tambahan 99.700 KL Biosolar

Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…

11 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Bertanding

Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…

11 jam ago

PLN Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Seragam Gratis Rampung Dibagikan Oktober

sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…

12 jam ago

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, 34 Pesawat dari Pekanbaru Batal

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…

12 jam ago