Categories: Pekanbaru

Truk Mogok Sebabkan Macet Panjang

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Truk angkutan barang tonase besar masih berseliweran di Jalan HR Soebrantas dan Jalan SM Amin pada siang hari. Bahkan sebuah truk yang melintas di Jalan HR Soebrantas menyebabkan kemacetan panjang Senin (6/5) pagi.

Hal ini setelah truk beroda enam belas itu mengalami patah as ban belakang sebelah kiri di Km 11 Jalan HR Soebrantas sejak pukul 10.00 WIB. Akibatnya, kemacetan di sekitar simpang Tobek Godang tidak terhindarkan.

Polisi harus turun tangan mengurai kemacetan di lokasi. Pasalnya Truk pengangkut kayu bernomor polisi BM 8900 FJ itu masih mogok di tengah jalan. Macet panjang sempat terjadi dari dua arah, Timur dan Barat.

Kendaraan padat merayap terpantau dari arah Kampus Unri  sampai ke persimpangan Tobek Godang. Polisi terlihat mengalihkan arus lalin dari Unri ke Jalan SM Amin.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Alvin Agung Wibawa memastikan, keberadaan truk tonase berat di siang hari di Jalan HR Soebrantas adalah perbuatan melanggar aturan.

”Sesuai Peraturan Daerah No 10 Tahun 2017 dan Keputusan Walikota nomor 649 tahun 2019 itu melanggar aturan kendaraan angkutan barang masuk kota. Pasti kita tindak tegas,” sebut Kompol Alvin.

Kompol Alvin juga mengingatkan para sopir truk angkutan barang maupun pemilik gudang soal aturan truk angkutan barang masuk kota. Satlantas akan menggalakkan patroli truk angkutan yang menyalahi aturan ini.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru Yuliarso mengatakan, jika truk bertonase besar melintas di tengah kota maka akan menyebabkan kemacetan. Seharusnya pengemudi truk bertonase bisa sadar untuk tidak melintas masuk masuk kota.

”Akibat patah as di ruas Jalan HR Soebrantas Panam itu tidak cuma menyebabkan kemacetan, tapi bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Yuliarso, kemarin.

Yuliarso menegaskan bahwa sesuai SK itu truk tonase besar tidak boleh melintas di ruas jalanan kota termasuk Jalan HR Soebrantas. Mereka tidak bisa melintas di sana dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

”Kami sudah agendakan razia dan pengusiran lagi. Namun akan lebih efektif ketika truk angkutan barang mengikuti rute yang ada,” paparnya.(end/dof/yls)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

22 jam ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

1 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

1 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago