permintaan-vaksinasi-covid-19-meningkat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sejak Pekanbaru ditetapkan sebagai zona merah penyebaran Covid-19, jumlah permintaan vaksinasi Covid-19 oleh masyarakat meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Pekanbaru M Noer MBS mengatakan, saat ini pihaknya menerima ajuan permintaan vaksin sebanyak 78.000 orang yang berasal dari kelompok pelayanan publik serta pelaku usaha.
"Yang meminta secara resmi ke kami saja ada 78.000 yang belum dipenuhi. Ada dari pelayanan publik, ada dari pedagang, dan dari perusahaan yang ada di Pekanbaru," ucapnya, Kamis (6/5).
Lanjut M Noer, saat ini minat masyarakat dalam vaksinasi tinggi. Hanya saja vaksin yang tersedia saat ini terbatas. Vaksin yang tersedia masih diprioritaskan bagi kelompok masyarakat lanjut usia (lansia).
Untuk mengakomodir permintaan vaksinasi tersebut, M Noer katakan saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk meminta vaksin tambahan. Jika ini dapat dipenuhi maka vaksinasi juga dilakukan terhadap kelompok pelayanan publik.
Diakuinya, permintaan yang paling banyak saat ini adalah dari kelompok pelayanan publik. Di mana mereka yang bekerja dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Saat ini memang prioritas pada lansia, tapi kami tidak terfokus pada lansia saja. Kami juga menggesa pelayanan publik, karena Pekanbaru ini kota tujuan untuk orang bekerja. Orang bekerja untuk hidup, banyak pekerja," tegasnya.(ayi)
Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…
Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…
Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…
Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…
BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…
Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…