Categories: Pekanbaru

Sebulan Baru Bisa Jahit Enam Pakaian

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) —  Sri Wahyuni yang akrab disapa Ayu ini bersyukur bisa mendapatkan ilmu luar biasa dari Chevron dan Dompet Duafa. Berkat ilmu yang diperolehnya, Ayu bisa membuka usaha untuk membantu perekonomian keluarganya.

AYU (39) merupakan salah satu peserta Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keterampilan Tenaga Kerja (Vocational Training for Entrepreneurship and Workforce Development/Voted) yang ditaja oleh PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) bersama Institut Kemandirian Dompet Dhuafa (IKDD) akhir 2019 lalu. Ilmu yang diperolehnya selama mengikuti program ini langsung diaplikasikan Ayu dengan membuka usaha jahitan pakaian.

"Terus terang, tanpa adanya pelatihan yang dilakukan Chevron kepada saya, tentunya saya tidak bisa membuka usaha seperti ini. Ilmu yang saya dapatkan luar biasa dari Chevron dan Dompet Duafa. Terima kasih saya ucapkan kepada Chevron," ujar Ayu.

Berkat ilmu yang diperolehnya, Ayu lebih memilih membuka jahitan khusus untuk pakaian syar’i. "Karena saya sudah memilih berpenampilan syar’i makanya sayapun memilih menjahit pakaian syar’i"ujar Ayu.

Walaupun ilmu menjahit yang diperolehnya untuk semua jenis pakaian, Ayu tetap lebih memilih pakaian syar’i dan tidak menerima jahitan luar pakaian syar’i. Untuk sekali jahit pakaian syar’i, Ayu menerima upah Rp100.000.

"Rata-rata satu bulan saat ini baru bisa menjahit 6 pakaian syar’i, jadi belum bisa jahit lebih," katanya lagi.

Selama membuka usaha jahitan pakaian syar’i, pelanggan Ayu rata-rata berasal dari teman-temannya dan warga sekitar tempat tinggalnya. Apalagi saat ini Ayu baru memiliki satu mesin jahit. "Baru bisa beli satu mesin jahit beserta perlengkapannya. Setiap pelanggan boleh memilih model seperti apa yang akan dijahitkan tetapi tetap dalam konteks  pakaian syar’i," kata ibu satu anak ini.

Ayu membuka usaha jahitan bajunya di kediamannya di Jalan Siak Gang Syalaf, Kelurahan Simpang Padang, Kecamatan Batin Solapan, Duri. Walaupun baru skala rumahan, namun Ayu bertekad akan mengembangkan usahanya hingga bisa membuka lapangan pekerjaan.

Ke depannya, Ayu akan membeli bahan dan menjahit pakaian-pakaian syar’i yang akan dijualnya di toko-toko pakaian maupun secara online. "Cuma sekarang ini masih terkendala modal. Kalau bisa Chevron bantu kami lagi dengan membelikan perlengkapan jahit seperti mesin jahit, sehingga kami bisa mengembangkan usaha ini," harap Ayu.

"Melalui program seperti ini, PT CPI ingin turut berkontribusi terhadap peningkatan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat sekitar sehingga tercipta kemandirian," tutur GM Corporate Affairs Asset PT CPI Sukamto Tamrin kemarin.

Dengan keterampilan yang dimiliki, peserta program diharapkan memiliki peluang yang lebih besar untuk menembus pasar kerja, dan kemampuan bersaing yang lebih tinggi dalam berwirausaha. Para peserta mengikuti voted dengan bidang-bidang pelatihan yakni desain tata busana, pengolahan pangan dan lainnya.(ade)

 

Laporan: HENNY ELYATI

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago