Pj Wako Pekanbaru Muflihun dan Ketua TP PKK Pekanbaru Raja Rilla Muflihun memukul beduk sebagai tanda dibukanya MTQ tingkat Kecamatan Rumbai Barat yang dipusatkan di Masjid Al Kastoeri, Kelurahan Agrowisata, Senin (5/2/2024). (diskominfo pekanbaru untuk riau pos)
PEKABARU (RIAUPOS.CO) – Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP kembali membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan. Kali ini MTQ tingkat Kecamatan Rumbai Barat yang dipusatkan di Masjid Al Kastoeri, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Senin (5/2).
Hadir bersama Pj Wako di kesempatan itu, Ketua TP PKK Pekanbaru Raja Rilla Mustafa Muflihun SM, Ketua LPTQ yang juga Kepala Dinas Sosial Dr H Idrus MAg, Kepala Dinas Koperasi H Sarbaini SAg MH, Kepala Bagian Kesra Tri Sepna Saputra SSTP MSi, serta ratusan warga dan peserta MTQ.
Dalam sambutannya, Pj Wako menyampaikan, pelaksanaan MTQ merupakan iven tahunan yang selalu digelar mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional. Untuk itu, ia berharap agar pelaksanaan MTQ bukan hanya seremoni saja, melainkan bisa menjadi ajang mensyiarkan Islam.
”Sekaligus mampu menanamkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an dengan selalu membaca, menghafal, memahami, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” ujar Uun, panggilan akrab Muflihun.
Lanjut orang nomor satu di Kota Bertuah ini, dengan pelaksanaan MTQ akan terjaring qari-qariah terbaik yang nantinya menjadi perwakilan kecamatan di MTQ tingkat Kota Pekanbaru.
Pj Wako berpesan supaya tim dewan juri bisa menjalankan tugas secara profesional dengan memberikan penilaian yang objektif. ”Kalau baik, katakan baik. Jangan pilih kasih, harus netral, sehingga kita betul-betul bisa mendapatkan qari-qariah terbaik. Untuk itu, berikan penilaian yang objektif,” tambahnya.
Pj Wako tak lupa menyampaikan sejumlah program pemerintah pusat, seperti pengentasan tengkes dan kemiskinan ekstrem, serta pengendalian inflasi. Kemudian, ia juga turut menyampaikan lima program Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di antaranya bantuan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan dari keluarga kurang mampu, santunan kematian bagi ahli waris keluarga kurang mampu, serta subsidi bunga pinjaman bank bagi pelaku UMKM.
Lalu program doctor on call atau layanan kesehatan 24 jam, dan terakhir Jaminan Kesehatan Pekanbaru Bertuah (JKPB). Yang mana, warga cukup menunjukan KTP saat berobat ke puskesmas dan rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.(ilo)
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…