Categories: Pekanbaru

Dipaksa Rekam KTP-el di Kecamatan Lain

KOTA (RIAUPOS.CO) — Guna memberikan kemudahan dalam hal cetak/rekam Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el), Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru Aidil Amri SSos menegaskan, supaya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, kembali mendata mana saja Kecamatan yang sampai saat ini belum bisa memenuhi kebutuhan warga itu. 

Setelah itu diminta segera mengadakan alat rekam di setiap Kantor Camat. Dari banyak keluhan warga, khususnya warga Rumbai dan Rumbai Pesisir. Dua kecamatan ini adalah daerah pemilihan (dapil) Aidil Amri, dan keluhan warga pun langsung dia terima dan ditampung untuk ditindaklanjuti. 

Kepada Riau Pos, anggota dewan dua priode ini menyebutkan, ada warga Rumbai dan Rumbai Pesisir sudah empat tahun belum memilliki  KTP-el padahal tanda pengenal ini adalah diwajibkan.

"Parahnya itu, mereka warga Rumbai atau Rumpes, untuk merekam KTP  el harus pergi ke UPTD lain, dan ini sudah terjadi hampir empat tahun, karena di kecamatan itu alat rekamnya rusak dan belum ada tanda-tanda akan diadakan," ungkap Aidil kepada Riau Pos, Senin (6/1).

Dari persoalan ini, maka kata Aidil Amri yang tidak mau warganya (Rumbai-Rumpes) dan juga masyarakat Kota Pekanbaru lainnya, mengalami kesulitan dalam hal cetak rekam KTP-el ini, meminta Pemko harus bertanggung jawab dan secepatnya melakukan pengadaan alat rekam itu, dan pastikan semua kecamatan bisa memberikan layanan itu tanpa ada harus ke kecamatan lain.

Karena memang, kata Aidil, kasihan masyarakat harus menunggu bertahun-tahun dan sampai memiliki KTP-el hanya diberikan surat keterangan (suket), sementara pemerintah mewajibkan seluruh warga memiliki KTP-el. Maka diapun menuntut Pemko harus bersikap.

"Kita minta, Pemko bertanggung jawab, segera adakan alat rekam itu. Dan harapan kita tahun ini 2020, alat itu sudah ada disetiap kantor UPTD camat yang ada," tegasnya lagi.

Dengan kondisi yang terjadi disampaikan Aidil, warga Rumbai maupun Rumbai Pesisir terpaksa merekam ke UPTD Kecamatan Senapelan, UPTD Kecamatan Marpoyan dan UPTD Kecamatan Sukajadi. 

"Sedang untuk melayani warga di kecamatan setempat  saja sudah payah, ditambah pula harus menampung warga dari kecamatan lain. Tentu ini harus segera ditindak lanjuti oleh pihak terkait dan tahun ini harus bisa diselesaikan dengan cepat," pinta Aidil.(gus)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

6 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

7 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

18 jam ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

22 jam ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago