Asap masih keluar dari bekas lahan terbakar di dekat Terminal BRPS, Pekanbaru, Selasa (6/8/2019). (*1/MIRSHAl/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Bermodal ember bekas cat dengan diikatkan tali, anggota TNI berupaya memadamkan api yang membakar lahan kosong di sekitar waduk Terminal Banda Raya Payung Sekaki (BRPS) di Jalan Air Hitam, Pekanbaru, Selasa (6/8). Lokasi ini pada, Ahad (4/8/2019) lalu, sempat terbakar juga dan telah dipadamkan oleh satuan satgas.
Pantauan riaupos.co, sejumlah anggota TNI terlihat bolak balik dari parit untuk mengambil air dan menyiramkan ke titik api yang membakar lahan seluas kurang lebih dua hektare itu. Sekitar pukul 13.26 WIB, petugas TNI dan Damkar Pekanbaru pun masih berupaya memadamkan api.
"Kejadian Ahad (4/8/2019) lalu. Ada ibu-ibu bakar sampah terus jadi tidak terkendali," papar Serka Adeng Suyatna, Dansub Satgas Kodim 03/01 Pekanbaru.
Ia mengakui sempat kesulitan alat dalam pemadaman api. Namun akhirnya kobaran api yang membakar lahan gambut tersebut berhasil dikendalikan.
"Kami TNI tidak memiliki alat, kami berupaya memadamkan alat seadanya menggunakan ember untuk mengambil air parit," terangnya.
Sementara itu, anggota Damkar Pekanbaru, Bayo, mengatakan, satu unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas menampung air hingga empat ribu kubik diturunkan. Jika menggunakan dengan kecepatan tinggi maksimal air akan bertahan hingga setengah jam. "Pengisiannya hanya 15 menit," singkatnya.
Tinggal tak jauh dari lokasi kebakaran, Subekti (57) mengatakan, kebakaran di wilayah tersebut baru pertama kali terjadi. Sejak empat tahun ia tinggal di area tersebut. "Baru ini kejadian kebakaran," ungkapnya.
Ia memperkirakan kejadian kebakaran bermula dua hari lalu. Tim Satgas telah memadamkan api, namun tidak sempurna sehingga api kembali muncul. "Lantaran panas juga. Kemarin sudah mulai muncul asap-asap gitu. Tadi pagi keluar api lagi," ceritanya.
Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…
Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…
Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…
Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…
Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…
Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…