Categories: Pekanbaru

Master Plan Tak Ada, Anggaran Tak Maksimal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dana penanggulangan  dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) jadi sorotan karena nilainya yang kecil. Penganggaran tak maksimal sebab master plan penanggulangan banjir Kota Pekanbaru sendiri belum ada dan sedang dalam penyusunan.
KUA-PPAS sejak dua pekan lalu sudah dibahas antara Pemko Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru.
Diketahui, anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru  dipangkas dari Rp257 miliar menjadi Rp182 miliar. Sorotan datang sebelumnya terhadap anggaran penanggulangan banjir yang ada di bawah Dinas PUPR  dari kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru. Nilai yang diajukan hanya sekitar Rp2,2 miliar dinilai tak cukup.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pekanbaru Ahmad MT, Senin (5/8) tak menampik hal ini. Dia menyebut, anggaran tersebut hingga kini belum dipastikan. ‘’Besar kecilnya ini kan tidak bisa dipastikan ke kita. Banjir ini kunci utamanya belum selesai , kita harus jelas dulu master plan-nya,’’ kata dia.
Dia melanjutkan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pada tahun 2020 nanti dalam penyusunan KUA-PPAS tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).  Postur anggaran untuk penyokong prioritas itu disebutnya masih dinamis. ‘’Tapi ini masih dalam pembahasan, jadi masih bisa bergeser,’’ imbuhnya.
Soal penanggulangan banjir di Kota Pekanbaru apakah pemko memiliki konsep, dia belum menjawab jelas. ‘’Kan lagi menyusun master plan-nya. Kalau sudah ada bisa tahu siapa harus ngerjain apa,’’ lanjutnya.
Riau Pos kemudian menanyakan lagi artinya selama ini Pemko Pekanbaru dengan tak memiliki master plan banjir, tak memiliki konsep yang pasti. ‘’Kami selama ini kan koordinasi, tapi data kami belum valid. Kami minta dinas terkait melakukan maping (pemetaan, red), banjir, selama ini belum selesai. Kalau sudah, gampang ngusulkan. Mana yang kita mana yang provinsi mana yang pusat, mana yang prioritas. Ini memang kemarin jadi catatan di banggar bahwa dana banjir ini harus dinaikkan,’’ urainya.
Mengenai penyelesaian master plan penanggulangan banjir ini, dia menyebut, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sudah menjanjikan akan selesai tahun ini. ‘’Tapi yang paling penting bagaimana master plan jelas agar penanganan maksimal, targetnya tahun ini selesai. PU (Dinas PUPR, red) bilang tahun ini,’’ singkatnya.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Semarak Ramadan, Pemuda Pangkalan Batang Barat Siapkan Menara Lampu Colok Raksasa

Pemuda Pangkalan Batang Barat Bengkalis menyiapkan menara lampu colok dengan 10 ribu botol untuk memeriahkan…

11 jam ago

Tas Berisi Emas Rp48 Juta Dijambret, Dua Pelaku Diamankan Warga di Pangkalankuras

Dua penjambret tas berisi emas senilai Rp48 juta di Pangkalankuras, Pelalawan ditangkap warga setelah merampas…

11 jam ago

10 Titik Penukaran Sampah Disiapkan di Pekanbaru, Warga Bisa Ubah Sampah Jadi Uang

Pemko Pekanbaru menghadirkan program tukar sampah jadi uang melalui 10 drop point. Warga cukup gunakan…

11 jam ago

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

3 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

3 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

3 hari ago