Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar menyerahkan ijazah kepada salah seorang guru di ruang fraksi, Senin (5/5/2025). (hendrawan kariman/riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Upaya advokasi terkait penahanan ijazah oleh sejumlah perusahaan, sekolah, klinik, dan restoran di Pekanbaru terus dilakukan. Hingga Senin (5/5), sebanyak 24 ijazah milik mantan karyawan dan guru berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekanbaru kembali memfasilitasi pengembalian 10 ijazah, menyusul 14 ijazah yang sebelumnya telah diserahkan pihak sekolah. Prosesi serah terima dilakukan secara simbolis di ruang Fraksi PDIP DPRD Kota Pekanbaru.
“Alhamdulillah, total 24 ijazah guru yang sempat ditahan kini sudah kembali ke tangan pemilik,” ujar anggota Fraksi PDIP, Zulkardi.
Ia mengapresiasi hasil dari perjuangan dua pekan terakhir, namun menegaskan bahwa upaya masih jauh dari selesai. Salah satu kasus yang belum terselesaikan adalah penahanan puluhan ijazah milik eks karyawan Sanel Tour and Travel.
“Sampai sekarang, ijazah dari mantan karyawan Sanel belum ada yang dikembalikan,” tambahnya.
Zulkardi meminta agar pihak-pihak yang masih menyimpan ijazah segera mengembalikannya secara sukarela, sebelum persoalan ini berlanjut ke proses hukum.
Sebagai informasi, pekan lalu sebanyak 50 mantan karyawan Sanel melapor ke Polda Riau terkait dugaan penggelapan ijazah. Namun hingga saat ini, pimpinan Sanel, Santi, belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui telepon dan pesan singkat belum mendapat respons.
Sementara itu, nomor pengacara perusahaan, Tomy Simanungkalit, juga tidak dapat dihubungi dan pesan WhatsApp yang dikirim hanya centang satu.
Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…
Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…
Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…
PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…
Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…
Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…