Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso bersama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Bengkalis Susi Hartati mengecek stok beras di Gudang Bulog Bengkalis, Senin (5/2/2024). (abu kasim/riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Menghadapi Tahun Baru Imlek, Pemilu, bulan Ramadan serta Idul Fitri 1445 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis memastikan stok beras di gudang Bulog Bengkalis aman.
Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis H Bagus Santoso didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Bengkalis Susi Hartati dan Kadisdagprin Zulpan ST meninjau langsung ke gudang Bulog Bengkalis, Senin (4/2).
Wabup menyampaikan, pengecekan langsung ke gudang Bulog dalam rangka stabilitas indeks harga, khususnya beras. Karena persoalan harga beras sampai saat ini menjadi pertanyaan masyarakat.
“Kita baru saja rapat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri via daring. Rapat rutin ini kami lakukan guna menjaga stabilitas indeks perkembangan harga dan menekan inflasi. Alhamdulillah di Bengkalis stabil,” ujarnya.
Wabup menjelaskan, menjelang Pemilu dan bulan puasa ada beberapa strategi yang dipersiapkan jajaran Pemkab Bengkalis, pertama melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) akan digelar pasar murah Ramadan.
“Nanti Disdagprin Bengkalis akan mendistribusikan paket pangan murah berupa beras sebanyak 500 ton, gula dan minyak masing-masing 100 ton, yang anggarannya sekitar Rp10 miliar,” ujarnya.
Kemudian kata Wabup, melalui bantuan pusat program Gerakan Pangan Murah yang dikelola Dinas Ketahanan Pangan, dalam waktu dekat juga akan disalurkan beras kepada 26.350 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Sasaran prioritasnya adalah keluarga miskin ekstrem.
Lalu katanya lagi, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) otonom. Bantuan ini akan diterima oleh 26.350 KPM, di mana distribusinya dibagi dalam tiga tahap. Setiap tahap, KPM menerima bantuan sebesar Rp600 ribu.
Kasi Supply Chain Persediaan dan Pengadaan (SCPP) Bulog Bengkalis Imron juga mengamini, kalau pasokan beras dan stoknya menjelang Pemilu dan Ramadhan terkendali dan cukup.
Dijelaskannya, Bulog saat ini ditugasi pemerintah selama enam bulan ke depan membantu melayani bantuan pangan dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Kami selalu menjaga stok beras aman, karena tugas kami juga untuk menstabilkan harga beras dengan menyediakan beras murah SPHP,” ujarnya.(gem)
Laporan ABU KASIM, Bengkalis
Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…
Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…
BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…