Categories: Pekanbaru

Polisi Dalami Penyelidikan Kasus  Dugaan Pemerkosaan Anak Bawah Umur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kasus pemerkosaan anak bawah umur diduga dialami seorang siswi SMP di Kota Pekanbaru  berinisial A (15) yang dilakukan oleh pelaku inisial AR terjadi di Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/9) lalu, hingga saat ini terus bergulir.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi melalui Kasat Reskrim Kompol Andri Setiawan mengatakan, proses hukum terkait pelaporan kasus persetubuhan saat ini masih dilakukan penyelidikan. Penyidik saat ini masih melengkapi bukti-bukti yang berkaitan dengan keterangan saksi-saksi.

"Tentunya dalam perkara ini kami tetap profesional dalam penanganannya, sambil melengkapi kami juga akan berkoordinasi dengan JPU," ujar Kasat Reskrim Kompol Andri Setiawan, Rabu (5/1).

Lebih lanjut dikatakannya, mes­kipun kedua belah pihak melakukan seperti musyawarah, itu merupakan di luar dari pada rangkaian proses penyelidikan.

Kalau mereka tetap mengajukan permohonan pencabutan laporan tentunya kami bisa terima, tetapi nanti akan menjadi pertimbangan di dalam kasus yang tengah ditangani. "Proses penyelidikan masih berlanjut dalam perkara ini," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pencabulan ini telah dilaporkan orangtua korban AN (44) ke Polresta Pekanbaru, Jumat (19/11) lalu.

Ayah kandung korban, AN (44) menyebutkan bahwa anaknya diduga dicabuli oleh AR. Terduga pelaku mencabuli korban sebanyak dua kali di rumah pelaku di Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Sabtu (25/9) lalu.

"Pada hari Minggu (26/9) siang, anak saya memberitahu bahwa dirinya diperkosa oleh AR," ujar AN saat diwawancarai wartawan didampingi kuasa hukumnya beberapa waktu lalu.

Diceritakannya, korban dijemput pelaku saat main ke rumah temannya. Ia menjelaskan, anaknya waktu itu pergi keluar rumah ingin bermain ke rumah temannya di Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tuah Madani, Pekanbaru.

"Di sana anak saya dijemput pelaku AR. Dari pengakuan anak saya, dirinya mengenal pelaku AR dari media sosial facebook dengan nama akun Dimas," terang AN.

Setelah korban sepakat berjumpa dengan pelaku AR di rumah temannya, di sana pelaku meminta korban untuk naik ke atas sepeda motor. "Pelaku mengajak anak saya untuk tidur di kamar neneknya di rumahnya di Kecamatan Sukajadi," beber AN.(dof)
 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Curanmor di Mandau Terbongkar, Polisi Amankan Tiga Terduga Pelaku dan Motor Curian

Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…

46 menit ago

Salat Istisqa Digelar di 15 Kecamatan, Wali Kota Pekanbaru Harapkan Hujan Padamkan Api

Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…

1 jam ago

Udara Tak Sehat, Pemkab Kuansing Hentikan Pembelajaran Tatap Muka Mulai Besok

Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…

2 jam ago

Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, Disdik Tetapkan Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…

2 hari ago

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

3 hari ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

5 hari ago