Categories: Pekanbaru

Satgas Covid-19 Diminta Optimalkan Tracing

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai salah satu indikator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), capaian tracing atau penelusuran kontak erat pasien positif Covid-19 di Kota Pekanbaru masih rendah. Satgas diminta tak kaku agar indikator ini tercapai. 

Karena tracing yang rendah, PPKM level 2 di Pekanbaru diperpanjang hingga 14 hari ke depan sejak 3 Januari lalu. Untuk mencapai PPKM level 1, tracing harus 1 berbanding 15, sementara di Pekanbaru baru menyentuh 1 berbanding 10. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, Satgas penganan Covid-19 hanya bisa mencapai tracing 1 banding 10 orang. Mereka harus mengejar target 1 banding 15 orang untuk bisa turun ke PPKM level 1.

"Jadi satgas diminta agar tidak kaku. Saya sudah menginstruksikan kepada seluruh Puskesmas agar lebih gencar mencari keterangan kontak erat pasien positif tersebut," kata Zaini, Rabu (5/1). 

Menurutnya, tim tracing dari Satgas di lapangan yang bertugas tidak perlu kaku. Mereka jangan hanya melakukan tracing kepada keluarga dekat pasien positif saja. 

Tim juga bisa melakukan tracing di luar dari keluarga pasien. Seperti terhadap rekan kerja, warga sekitar tempat tinggal, atau tempat yang sering di kunjungi pasien positif."Jadi tidak dilakukan hanya terhadap keluarga saja. Bisa mencari kontak erat nya dari luar keluarga sebanyak 15 orang. Tim bisa mencari keterangan kemana saja pasien berkontak," terangnya. 

Selain itu, ada kendala yang ditemukan tim di lapangan. Warga yang kontak erat dengan terkonfirmasi Covid-19 juga tidak mau jujur. Padahal jika kedua belah pihak terbuka, tentu akan mempermudah kerja tim tracing guna mengambil langkah penanganan yang diperlukan.

Meski warga yang terpapar Covid-19 dan warga yang kontak tidak terbuka, namun Satgas Covid-19 tidak bisa memaksa mereka untuk memberikan informasi secara jujur.(ali/rio)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

1 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

1 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

1 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

1 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

1 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

1 hari ago