Categories: Pekanbaru

Tak Ada Bansos, Sebaiknya Aturan Lebih Longgar

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tak adanya bantuan sosial (bansos) dari Pemko Pekanbaru kepada masyarakat terdampak PPKM level 4, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru menyarankan agar aturan PPKM dilonggarkan, namun tetap perketat protokol kesehatan (prokes) bagi semua kalangan.

"Kami tidak mengesampingkan kesehatan warga, tapi bagaimana stabilitas dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sangat berat memang. Kami juga minta maaf. Ini bukan tak peduli de ngan masyarakat tapi kondisi keuangan yang sulit," ungkap Azwendi kepada wartawan, Rabu (4/8).

Mengikuti kebijakan pemerintah pusat, Kota Pekanbaru kembali memperpanjang PPKM level 4 hingga 9 Agustus. Azwendi berharap Pemko Pekanbaru lebih peduli dengan keluhan masyarakat. Di mana banyak usaha yang tutup, dan perusahaan merumahkan karyawannya.

"Prokes harus diperketat, kan sudah ada Perda. Ini yang harus dimaksimalkan. Jangan sanksi yang diutamakan, tapi kepatuhan yang lebih utama supaya dapat sama-sama menjaga dan memutus penyebaran Covid-19," saran politisi Demokrat ini.

Disampaikannya, dengan tidak adanya bantuan yang diberikan kepada masyarakat selama PPKM level 4 ini, maka dimintanya ada kelonggaran, termasuk penyekatan jalan bagi usaha masyarakat.

"Artinya untuk efektivitas PPKM ini masih belum efektif sehingga perlu di evaluasi, tujuan penerapan PPKM adalah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 namun trennya malah meningkat," katanya.

Disebutkannya lagi, kondisi sosial dan juga ekonomi masya rakat saat ini dinilainya sudah memasuki tahap krisis. Ini pula yang menyebabkan semakin ba nyaknya masyarakat yang turun ke jalan.

"Penyekatan arus lalu lintas dalam kota bukan membuat sunyi, malah membuat titik kerumunan baru di jalur alternatif yang dilalui pengendara," tegasnya.

Diharapkan Azwendi, menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Kota harus didukung bersama-sama. "Pasti kita dukung kebijakan pemerintah, namun mesti disesuaikan juga dengan dampak kesejahteraan masyarakat," tuturnya.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 jam ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

7 jam ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

8 jam ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

8 jam ago

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

22 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

23 jam ago