PEKANBARU (rIAUPOS.CO) — Banjir menggenangi beberapa wilayah di Kota Pekanbaru akibat hujan semalaman, Selasa (4/8). Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru menyebut penyebab banjir karena gorong-gorong terlalu kecil dan parit di perumahan tidak tersambung.
Demikian disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution saat dikonfirmasi wartawan. Dia menyebut sudah ada tim yang diturunkan melakukan normalisasi sejumlah drainase.
"Tadi sudah diperiksa sama anggota. Memang ada beberapa gorong-gorong yang posisinya terlalu kecil. Jadi mungkin itu yang akan kami besarkan dulu supaya aliran airnya dapat lancar mengalir," kata dia.
Dari pengecekan yang dilakukan pihaknya, Indra katakan, hal lain yang menyebabkan banjir adalah antara parit yang menghubungkan parit perumahan dan parit utama tidak tersambung. Ini terjadi penyumbatan arus air yang yang menyebabkan genangan air.
"Kami akan koordinasikan dengan Dinas Perkim untuk menghubungkan parit perumahan itu. Kami juga akan lakukan pembersihan drainase dan anak sungai," urainya.
Diakuinya, saat ini pihaknya hanya dapat melakukan penanganan jangka pendek, berupa normalisasi anak sungai dan drainase jelang masterplan penanganan banjir rampung. Ada lima tim dari PUPR yang rutin melakukan pembersihan di wilayah rawan banjir.
"Kalau sudah selesai masterplan, kami akan rekonstruksi beberapa drainase dan anak sungai agar tidak terjadi banjir lagi," singkatnya.(ali)
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…
RS Awal Bros Pekanbaru dan Batam berhasil mempertahankan akreditasi internasional JCI untuk keempat kalinya, bertepatan…
Polres Inhu menangkap empat tersangka pengedar narkoba, termasuk oknum ASN. Polisi menyita sabu 12,94 gram,…
Kasus malaria meningkat di sejumlah wilayah Rohil. Komisi D DPRD Rohil akan memanggil Diskes untuk…
Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru 60 persen dan mangkrak berbulan-bulan. Wali Kota Agung Nugroho mengancam…