Categories: Pekanbaru

Dapot Akui Bantu Urus Perizinan Hotel

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Akhirnya oknum anggota DPRD Kota Pekanbaru Dapot Sinaga buka suara mengenai tudingan terhadap dirinya yang diduga membeking DNA Fun dan MBC Hotel yang berdiri dan beroperasi secara ilegal di Pekanbaru.
Ketua Fraksi PDIP DPRD Pekanbaru ini membantah jika disebut sebagai pembeking. Namun ia mengakui kalau ia membantu mengurus administrasi perizinan hotel tersebut. Meski saat ini bangunan tersebut sudah disegel Satpol PP.
“Tidak benar saya membeking. Saya hanya membantu proses perizinan saja karena punya hubungan dengan investor,” kata Dapot kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (5/7).
Disampaikannya, pengurusan izin itu bermasalah karena keterlambatan saja. Karena beberapa waktu lalu, dirinya sibuk dengan proses pencalegan. Ditambah lagi adanya kesalahanpembuatan proposal yang dibuat oleh konsultan yang ada di Batam.
“Jadi konsultan itu membuat proposal tidak sesuai dengan izin pengurusan (IP). Jadi kendalanya di andal lalin. Tapi sekarang lagi berjalan pengurusan itu,” jelasnya.
Dapot juga mengaku bahwa dirinya berperan besar dalam membawa investor datang ke Kota Pekanbaru ini dengan alasan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang ada di Kota Pekanbaru yang saat ini tidak sesuai target.
“Kami yang bawa investor ke sini. Kalau beking-beking perjudian, itu dibeking. Itukan hotel dan waterpark yang ada kolam berenangnya juga. Kalau beking-beking kita cari besar sikit, kalau hotel kolam berenang ngapain kita beking-beking di situ,” tegasnya.
Dapot juga bercerita kalau selama ini hubungannya dengan investor di luar sangat baik, sehingga bisa diajak untuk berinvestasi di Kota Pekanbaru. “Rencananya kemarin mereka mau buka di Palembang. Tapi di situ saya coba mengajak untuk ke Pekanbaru. Nanti ada dari Batam lagi. Ini rencana agak besar dan dibuka di sekitaran Danau Buatan. Kami bawa investor ini supaya bagaimana PAD Pekanbaru ini meningkat. Target kami itu saja,” beber Dapot.
Sebagaimana diketahui, penyegelan DNA Fun dan MBC Hotel Pekanbaru dilakukan karena beroperasi tanpa mengantongi izin. Dari pengakuan pihak hotel, yang mengurus izin hotel selama ini adalah anggota DPRD Kota Pekanbaru bernama Dapot Sinaga.
PDIP Pekanbaru Serahkan ke BK DPRD
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Pekanbaru Robin P Hutagalung mengaku belum mendengar adanya anggota DPRD Kota Pekanbaru yang merupakan Ketua Fraksi PDIP, menjadi humas ataupun membeking hotel ilegal.
Meski begitu, Robin menyerahkan sepenuhnya proses ini ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru, yang saat ini juga sudah mengagendakan untuk memanggil Dapot supaya dapat penjelasan yang sebenarnya.
“Biarlah mekanismenya berjalan di situ (BK, red). Dan memang saya juga belum dapat info itu,” kata Robin.
Sebelumnya, Ketua BK DPRD Kota Pekanbaru Hj Masni Ernawati menegaskan bahwa pihaknya segera memanggil Dapot Sinaga, untuk mempertanyakan pemberitaan yang telah ramai, tentang keterlibatannya dalam manajemen hotel yang disegel karena tidak memiliki izin.(ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Satu Tahun Kepemimpinan, Agung Nugroho Dorong RT/RW Jadi Garda Terdepan

Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…

34 menit ago

Tes Urine Mendadak di Telukkuantan, Tujuh Orang Positif Narkotika

BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…

1 jam ago

Dua Bulan Tanpa Hujan, Bengkalis Mulai Kekurangan Air Bersih

Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…

1 jam ago

Ramadan 2026, Grand Zuri Pekanbaru Siap Jadi Lokasi Buka Puasa Bersama

Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…

2 hari ago

PTPN IV PalmCo Salurkan 6 Juta Bibit Sawit Bersertifikat, Dongkrak Produktivitas Petani

PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…

2 hari ago

Pakai Basis Varian Tertinggi, Destinator 55th Anniversary Edition Tampil Eksklusif

Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.

2 hari ago