semburan-lumpur-di-ponpes-al-ihsan-masih-terus-terjadi
PEKANBARU (RIAU POS.CO) — Semburan lumpur yang terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ihsan Kecamatan Tenayan Raya hingga saat ini, Jumat (5/2/2021), masih terus terjadi.
Bahkan, akibat dari semburan lumpur yang terus terjadi membuat area sekitar lokasi dipehuni lumpur, baik itu yang masih basah maupun lumpur yang telah mengering berwarna abu-abu. Di lokasi titik semburan terlihat tumpukan lumpur setinggi 5 hingga 7 meter ke atas.
Terlihat atap bangunan asrama Ponpes Al Ihsan di area sekitar lokasi semburan rusak. Begitu juga dengan dinding-dinding bangunan asrama dipenuhi lumpur baik yang masih basah maupun yang sudah mengering.
Salah seorang petugas Tagana, Sodi mengungkapkan, saat ini tim dari Tagana tengah melakukan evakuasi barang-barang yang ada di asrama Ponpes Al-Ihsan.
"Selain membantu melakukan evakuasi barang-barang yang ada di sini, kami juga terus memantau situasi dan kondisi yang terjadi," ujar Sodi kepada Riaupos.co.
Berdasarkan dari hasil pemantauannya, di lokasi kejadian sejak tadi malam hingga saat ini semburannya memang sedikit berkurang.
"Kalau dibanding yang terjadi tadi malam dengan saat ini, semburan lumpurnya sedikit berkurang. Semburan lebih kuat tadi malam dibanding yang terjadi sekarang," ungkapnya.
Ditambahkannya, pihaknya saat ini sangat membutuhkan tenda untuk tim berteduh yang bertugas menjaga perkembangan situasi dan kondisi.
Laporan: Dofi Iskandar (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…