rumah-makan-terbakar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — SI jago merah melalap Rumah Makan Angkringan Baung yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, sekitar pukul 05.00 WIB, Selasa (4/2). Bukan sedikit yang dilahapnya, bagian kamar karyawan dan dapur musnah dibuatnya.
Akibat besarnya kobaran api, turut merambah ke enam dapur rumah petak yang berada di belakangnya. Salah satu penghuni rumah petak Hendra (40) mengatakan, akibat kebakaran, dapur rumah yang dikontraknya musnah. "Bagian dapur ludes. Kalau rumah itu saya kontrak dan saya jadikan gudang plastik," sebutnya yang tepat tinggal di depan kontrakannya.
Lebih jauh, plastik-plastik itu dibeli dari daerah Kulim. Perpasangnya ia beli seharga Rp1.500. Belum sempat dibayar, malah telah terbakar. "Akibat kebakaran ini kerugian Rp2,5 juta," terangnya.
Hendra jelaskan, dirinya sudah bekerja sebagai tukang plastik sejak masih bujang. Plastik-plastik bekas yang telah dibelinya kemudian dicuci lalu dijual ke penampung. Katanya untuk diolah ulang. Sementara ini, ia hanya bisa meresapi apa yang terjadi.
Sementara saksi mata Santi (26) mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Ia tidak mengetahui pasti sumber api berasal dari mana. Namun yang jelas api dengan cepat membesar terlihat dari dalam bangunan rumah makan itu.
"Habis Salat Subuh kejadiannya. Api nggak tahu dari mana. Ada yang bilang dari putung rokok. Ada juga yang bilang dari kompor gas," sebutnya.
Kondisi bangunan saat itu hanya ada seorang penjaga rumah makan saja yang berjaga. Rumah makan pun sudah hampir dua bulan tidak beroperasi pascapemilik mengalami musibah. "Sudah dua bulan gak jualan, semenjak Bu Maimanah Umar meninggal. Jadi cuma ada satu orang saja yang jaga," jelasnya.
Terpisah, Kasi Operasional Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru Fahriansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan pemadaman dan pendinginan dengan mengerahkan tujuh armada. "Sekitar satu jam setengah api baru padam. Untuk total bangunan yang terbakar 10 x 8 meter persegi," tuturnya. Sementara untuk penyebab kebakaran, masih dilakukan penyelidikan oleh kepolisian setempat.
Terpisah, saat dikonfirmasi Kapolsek Bukit Raya Kompol Bainar mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Namun demikian sumber api masih diselidiki. "Sumber api masih kami selidiki. Kami belum bisa pastikan sumber api dari mana. Yang jelas bangunan dapur rumah makan habis dimakan api," katanya. Akibat kebakaran bangunan semi permanen itu, kerugian ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.(ade)
Laporan: SOFIAH
Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…
Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…
Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…
Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…
BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…