FOTO BERSAMA: Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Sumbarriau Budiono, foto bersama tim futsal Riau I dan Sumbar sebelum bertanding, Sabtu (2/11/2019). (BP JAMSOSTEK)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — BP Jamsostek atau yang lebih dikenal dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menÂdukung program kegiatan BaÂdan Pembinaan Olahraga dan Seni (Baporseni) BPJS TK 2019.
Kegiatan bertema “HarÂmony for Health and Future” yang diikuti karyawan dan karyawati Kantor Wilayah dan Kantor Cabang BPJS-TK se-wilayah Provinsi Riau, Sumbar dan Kepri terseÂbut digelar selama dua hari muÂlai Jumat hingga Sabtu (1-2/11) di Panam Square .
Deputi Direktur Wilayah Sumbarriau Budiono menjelaskan, Porseni ini merupakan salah satu program kegiatan tahuÂnan Baporseni yang diselengÂgarakan di tingkat kantor wilaÂyah dan kantor pusat dengan mengikutsertakan karyawan di jajarannya.
“Baporseni BPJS TK ini meÂmiliki dua program, yakni proÂgram bersifat tahunan berupa kegiatan Porseni yang saat ini sedang kita selenggarakan dan juga program pembinaan jasÂmani yang bersifat massif dan wajib diikuti seluruh karyÂawan dan karyawati,” ujar Budiono.
Dia meminta agar seluruh atlet dapat menjunjung sportivitas dalam bertanding. Karena dengan mengedepankan sportivitas akan melahirkan atlet profesional yang berdedikasi.
“Nantinya dari setiap cabor yang dipertandingkan dan tiap kontingen akan dipilih atlet terbaik untuk dijadikan tim guna bertanding di tingkat pusat. Tentunya kita berharap tim yang mewakili Kanwil Sumbarriau bisa unggul,” katanya.
Dari tiga provinsi yang berada di wilayah Sumbarriau dijadikan empat kontingen yakni Riau I terdiri dari cabang Pekanbaru Kota dan Pekanbaru Panam, Riau II terdiri dari cabang Rengat, Duri, Dumai. Cabang Sumbar dan Kepri. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan yakni futsal, bulutangkis dan tenis meja.(lim)
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…