Anak Imigran Tak Dapat  Ijazah
(RIAUPOS.CO) — KENDATI sudah diberikan hak pendidikan oleh pemerintah Indonesia, namun anak-anak imigran yang bersekolah di beberapa sekolah dasar di Pekanbaru, tidak akan mendapatkan ijazah dari sekolah terkait dan tidak dapat melanjutkan ke sekolah menengah pertama (SMP) di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Muzailis. Ia juga menuturkan, anak-anak tersebut belajar di Pekanbaru hanya untuk sementara waktu selama tinggal di Indonesia.
“Mereka di sini hanya sementara, mereka tidak akan dapat ijazah,” kata Muzailis.
Muzailis mengungkapkan, ketika anak-anak imigran tersebut dideportasi ke negara asal atau negara lainnya, ijazah Indonesia tidak akan berlaku.
Untuk itu, ketika mereka dipulangkan nanti, pihak sekolah hanya akan memberikan surat keterangan bahwa anak tersebut pernah belajar di Indonesia.
“Mereka nanti hanya dikasih surat keterangan pernah belajar,” ujar Muzailis. Selain itu, Muzailis mengatakan anak-anak tersebut akan difokuskan pada membaca, menulis, berhitung dan budi pekerti selama di sekolah. “Di sini, mereka hanya belajar tulis baca, berhitung, akhlak dan budi pekerti,” tutup Muzailis.(*2/ksm)
Laporan MUSLIM NURDIN, Pekanbaru
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…