Categories: Pekanbaru

Jarak Pandang Kembali Menurun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kabut asap yang menimpa wilayah Riau belum juga hilang. Ini seiring dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum padam. Apalagi titik panas (hot spot) masih terus bermunculan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru merilis hot spot hasil pemantauan satelit NOAA20 dan Aqua di wilayah Riau, Selasa (3/9) pagil pukul 07.00 dengan level konfiden di atas 50 persen ada 17 titik. Tersebar di Rokan Hilir (Rohil) sembilan titik, Pelalawan empat titik, Indragiri Hilir dua titik, Indragiri Hulu dan Bengkalis masing-masing satu titik.

"Sedangkan ada sembilan titik dengan level konfiden di atas 70 persen. Yakni, Pelalawan tiga titik dan Rohil enam titik," ujar Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki, Selasa (3/9).

Dikatakan Marzuki, jumlah ini jika dibandingkan update pukul 16.00 bertambah lima titik dari sebelumnya yang hanya 12 titik. Terdapat di empat kabupaten, yakni Rohil sembikan titik, Bengkalis, Inhil dan Inhu masing-masing satu titik.  "Pagi ini (kemarin, red), jarak pandang Pekanbaru empat kilometer (berasap),  Rengat lima km dengan adanya kekaburan udara. Sementara jarak pandang Dumai dan Pelalawan hanya tiga km (berasap)," ujarnya.

Kemarin, Kabupaten Pelalawan masih diselimuti kabut asap tebal. Jarak pandang hanya tiga km. Padahal sehari sebelumnya hanya 4 km. Kabut asap yang sangat tajam terasa oleh indra penciuman ini, tentunya menjadi ancaman besar terhadap kesehatan masyarakat. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan Drs Hadi Penandio MSi mengatakan kabut asap ini terlihat jelas pada pagi hari karena asap bercampur dengan embun. Namun demikian, penyebab munculnya kabut asap ini, tidak sepenuhnya akibat karhutla di Negeri Seiya Sekata.  "Melainkan kiriman dari Provinsi Jambi,"  ujar Hadi kepada Riau Pos, Selasa (3/9) siang kemarin.

Mantan Asisten Administrasi Bidang Pemerintahan Setdakab Pelalawan ini mengatakan dari data BMKG terpantau 4 hot spot yang 3 titik di antaranya memiliki level konfiden di atas 70 persen dan kemungkinan besar telah menjadi titik api. Sedangkan titik api tersebut terpantau di kecamatan di Kelurahan Kerumutan Kecamatan Kerumutan.

"Saat ini tim gabungan baik dari Pelalawan dan Provinsi Riau, difokuskan untuk melakukan pemadaman api di lokasi ini. Baik pemadaman darat hingga pemadaman udara menggunakan heli water bombing. Namun demikian, kebakaran di lokasi ini tidak terlalu besar dan luas, karena telah dilakukan isolasi atau penyekatan api oleh tim gabungan," ujarnya.(*1/sol/amn)

Editor: Arif

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

21 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

2 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

2 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago