Categories: Pekanbaru

Siswa SDIT-SMPIT Al Kindi Islamic School Belajar ke Riau Pos

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ratusan siswa dari yayasan Al Fatih Pekanbaru, SDIT – SMPIT Al Kindi Islamic School antusias mengikuti pembelajaran mengenai keredaksian ke Riau Pos, Selasa (3/9). Pemberian materi dilakukan langsung oleh Direktur Riau Pos, Ahmad Dardiri dan Manajer Pemasaran Hidayat Algerie.

Kegiatan itu berlangsung pukul 09.00 WIB di ruang rapat redaksi Riau Pos. Tampak siswa gabungan dari kelas V SD dan VIII, IX SMP tersebut mendengarkan secara seksama sembari mencatat materi yang dijelaskan. Usai kegiatan pun, siswa secara simbolik diberikan piagam penghargaan perihal gerakan anti hoax goes to school.

Selain itu, Direktur Riau Pos, Ahmad Dardiri mengatakan, sebuah media pers tidak boleh menyampaikan berita bohong atau lebih dikenal masyarakat dengan sebutan hoax. Itu sama saja dengan menyebarkan berita tidak benar.

"Judul unik itu salah satu prinsip koran. Tidak boleh biasa-biasa saja. Ini untuk menarik pembaca untuk membeli. Sama halnya dengan layout. Menata halaman juga ada tekniknya. Agar menarik," jelasnya.

Tak hanya itu, ia pun sempat mengajak anak-anak tersebut melihat proses melayout di ruang redaksi hingga percetakan yang berada di belakang gedung Graha Pena. 

Agar tak terkesan kaku, Manajer Pemasaran, Hidayat Algerie, memberikan pengarahan dan informasi soal bagaimana proses sebelum koran disebarluaskan kepada masyarakat. Sesekali anak-anak juga memberikan pertanyaan. Misalnya mengenai berapa Riau Pos setiap harinya mencetak koran. "Setiap hari cetak puluhan ribu eksemplar koran. Sementara wartawan di kota ada 50 persen. Sedangkan sisanya tersebar di kabupaten dan kota di Riau," jelas Hidayat.

Ketua rombongan sekaligus Guru Kesiswaan SMP Al Kindi, Apriance Anggraini SE mengatakan, pihaknya mengikuti Riau Pos Education Trip (RET) sebagai salah satu kegiatan belajar di luar kelas atau outing class yang rutin digelar setiap tahun. 

"Dari sini, siswa jadi bisa mengetahui bagaimana proses produksi koran. Ada alur panjang untuk bisa diterbitkan. Dari sini, siswa jadi bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru," tutupnya. (*1/c)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

18 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

18 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

18 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

18 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

20 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

20 jam ago