Categories: Pekanbaru

Diduga Proyek Jalan TPA Bermasalah, PUPR Diaudit

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) — Pengerjaan proyek jalan ke tempat pembuangan akhir (TPA) 2 Muara Fajar, Kecamatan Rumbai disinyalir bermasalah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru pun diaudit Inspektorat Pekanbaru terkait proyek jalan tersebut.
Pembangunan jalan berlokasi di Kacamatan Rumbai, menelan uang rakyat sebesar Rp3.926.862.000 yang dianggarkan melalui APBD Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru tahun 2018 lalu. Dalam pelaksanaannya, proyek itu dikerjakan oleh PT Bangun Jaya Pratama dan didampingi Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D)  Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Pekanbaru Budiman mengakui, pihaknya menerima laporan dugaan korupsi pengerjaan jalan ke TPA 2 Muara Fajar. Dikatakannya, laporan itu diterima pada beberapa bulan lalu. “Laporan itu, kami terima pada Februari 2019,” ungkap Budiman kepada Riau Pos, Rabu (3/7).
Terhadap laporan itu, lanjut Budiman, pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Inspektorat Pekanbaru untuk melakukan pemeriksaan adanya dugaan perkara rasuah tersebut. Hal ini dilakukan sesuai dengan Pasal 385 Undang-undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
“Kami sudah minta Inspektorat mengecek (terkait laporan) itu. Laporan hasil pemeriksaan akan kembali diserahkan ke kami. Apakah (dalam pengerjaan proyek, red) kesalahan teknis, administrasi atau ada unsur tindak pidana korupsi,” jelas mantan Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kutai Kartanegara itu.
Saat ini, dikatakan Budiman, pihaknya masih menunggu laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Pekanbaru untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menindaklanjuti laporan tersebut. “Hasil pemeriksaan itu belum diserahkan ke kami,” ujar Kasi Intelijen Kejari Pekanbaru.
Untuk diketahui, pada laporan itu, proyek jalan ke TPA 2 Muara Fajar diduga terdapat potensi kerugian negara mencapai Rp610.217.611,86 dalam pelaksanaannya. Selain itu, proyek yang belum berusia satu tahun sudah mengalami kerusakan di beberapa titik.
Terpisah, Inspektur Kota Pekanbaru Syamsuwir Rabu (3/7), belum bisa dikonfirmasi terkait hasil pemeriksaan Inspektorat yang belum diserahkan ke Kejari Pekanbaru. Sambungan telepon yang dilayangkan ke nomor selulernya belum dijawab.
Meski begitu, beberapa waktu lalu saat ditanyakan tentang laporan terkait jalan TPA, dia tak membantah sedang melakukan pemeriksaan. ‘’Ada yang sudah kami panggil untuk diminta keterangan. Ada dari PU juga,’’ kata dia.
Sedangkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution mengakui jalan tersebut sedang diaudit oleh Inspektorat. ‘’Itu proyek tahun 2018. Kemarin PPK-nya laporan ke saya bahwa itu akan diaudit Inspektorat. Kalau diaudit, ya kami tunggu hasil auditnya,’’ jelas dia.
Mengenai kerusakan jalan yang terjadi, dia menginstruksikan PPK untuk meminta perusahaan pemenang tender bertanggung jawab. ‘’Kalau ada kerusakan, PPK harus mengklaim ke perusahaan yang mengerjakan agar dia melakukan pemeliharaan terhadap jalan itu. Dia berkewajiban satu tahun itu memelihara,’’ ucapnya.
Riau Pos kemudian menanyakan apakah dirinya tahu Inspektorat melakukan penghimpunan keterangan terhadap PUPR Pekanbaru terkait jalan itu, dia mengaku tak tahu.’’Saya belum monitor. Tapi baru dapat informasi itu diaudit inspektorat,’’ tutupnya.(rir/ali)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

11 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

11 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

11 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

11 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

1 hari ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

1 hari ago