Categories: Pekanbaru

Bagian Bawah Semakin Kosong, Material Tugu Zapin Diduga Kembali Dicuri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Belum lagi terpecahkan misteri siapa pencuri material Tugu Zapin di simpang Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Gajah Mada, beberapa waktu lalu, kini aksi pencurian material di tugu tersebut kembali terjadi.

Material Tugu Zapin yang tepat berada di depan Kantor Gubernur Riau itu diduga kembali dicuri karena pada bagian bawah tugu  yang semakin kosong.

Pantauan Riau Pos, Senin (3/2), material tugu yang terbuat dari bahan tembaga itu sudah banyak yang hilang. Terutama pada bagian bawah tugu. Dari kejauhan sudah tampak bahwa tugu yang menampilkan sepasang manusia (bujang dan dara) yang tengah menari itu tak lagi sempurna. Bisa dikatakan bahwa tugu itu sudah bolong di sana-sini.

Kondisi tugu yang dibangun dengan uang rakyat senilai Rp4 miliar itu kian memprihatinkan. Diduga material tugu dicuri oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk kembali dijual kepada pengepul.

Kondisi kerusakan Tugu Zapin ini juga dikeluhkan oleh masyarakat Pekanbaru, Randi. Menurutnya, dugaan pencurian ornamen Tugu Zapin sudah sangat meresahkan. Pasalnya bukan hanya kali ini saja terjadi.

”Sangat disayangkan ornamen tugu yang sudah dibuat hilang dicuri. Keindahan tugu nya jadi hilang, mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap dan tugunya juga segera diperbaiki,” harapnya.

Kasus pencurian ornamen Tugu Zapin ini bukan baru kali pertama terjadi. Sebelumnya ornamen tugu pada bagian bawah juga sudah dicuri, saat ini Pemerintah provinsi Riau juga sudah melaporkan kepada pihak kepolisian. Sembari menunggu perbaikan, pada bagian bawah tugu kemudian ditutup dengan kain hitam.

Namun saat ini, ornamen yang dicuri semakin banyak, sehingga kerusakan tugu semakin jelas terlihat. Hal tersebut tentu sangat mengganggu pemandangan karena lokasi tugu ini berada di pusat kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan (PUPR PKPP) Riau Arief Setiawan saat dikonfirmasi terkait kerusakan Tugu Zapin tersebut belum memberikan jawaban. Pesan singkat yang dikirim juga belum mendapatkan balasan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra kepada Riau Pos mengatakan, sebelumnya tim opsnal telah mengamankan diduga satu orangng pelaku pencurian terhadap tugu itu. Tetapi pria yang diduga pelaku pencuri itu orang yang mengalami gangguan jiwa. Dan dinas terkait yang berwenang atas kepemilikan tugu itu tidak membuat laporan.

”Beberapa waktu lalu pernah kami amankan terhadap dugaan pelaku pencurian material tugu tersebut, tetapi karena pelakunya mengalami gangguan jiwa dan dinas terkait yang berwenang atas kepemilikan tugu itu tidak membuat laporan,” ujar Kompol Berry Juana Putra, Senin (3/2).

Namun untuk kasus hilangnya kembali material tugu saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan. ”Kita lakukan lidik,” katanya.

Tugu Zapin dibangun pada   tahun 2012 silam menggantikan tugu pesawat tempur. Tugu Zapin ini merupakan patung sepasang manusia (bujang dan dara) yang sedang menari dengan indah yakni tari zapin yang merupakan khas Melayu Riau

Letaknya tugu zapin ini persis di depan Kantor Gubernur Riau. Tugu ini dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) Riau tahun 2011 dengan pagu anggaran sebesar 4 miliar. Patung tersebut dibuat oleh seniman patung legendaris Indonesia asal Pulau Dewata yakni, I Nyoman Nuarta.(dof/sol)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

12 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

13 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

1 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago