agung-nugroho-kecewa-kepada-pemko-pekanbaru
Seperti peningkatan infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan hingga program kesejahteraan masyarakat. Dimana, program bersebut bisa dimasukan kedalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Provinsi Riau. Sehingga rencana pembangunan kota bisa lebih maksimal.
Seperti diungkapkan anggota DPRD Riau dapil Pekanbaru Agung Nugroho kepada Riaupos.co, Selasa (4/2/2020). Kata dia, sejak awal pihaknya sudah mencoba menjalin komunikasi dengan Pemko Pekanbaru. Utamanya soal aspirasi masyarakat Pekanbaru yang telah diserap melalui reses.
“Ada banyak aspriasi yang sudah kami tampung pada saat reses. Soal banjir, pasar, kesehatan dan pendidikan. Ini kan masih banyak persoalan disini. Kalau memang APBD kota tidak mencukupi, ayok kita perjuangkan melalui APBD provinsi. Tapi ini kan enggak,” ungkap Agung.
Menurut dia, bila Pemko Pekanbaru memiliki niat untuk mengurusi persoalan masyarakat, harusnya pemko yang mendatangi DPRD Riau untuk memperjuangkan anggaran provinsi. Namun yang terjadi malah sebaiknya. Bahkan ketika para wakil rakyat meminta dilibatkan, pihak pemko justru seperti tidak peduli.
Alhasil, sejumlah program yang seharusnya bisa di anggarkan melalui APBD Provinsi hilang begitu saja.
”Niat kami hanya untuk masyarakat Pekanbaru, itu saja. Yang terpenting bagaimana kota yang kita cintai ini bisa maksimal pembangunannya. Jadi dari APBD kota ada program, provinsi ada. Jadi program yang tidak tercover anggaran kota, bisa melalui provinsi,” tukasnya.
Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…
Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…
Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…
Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…
SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…
Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…