dua-unit-kios-di-jalan-yos-sudarso-terbakar
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dua unit kios jenis bangunan semi permanen di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, RT 2 /RW 2 terbakar, Senin (3/1) pagi.
Kasi Ops Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru, Fahriansyah mengatakan, dua unit bangunan yang terbakar itu merupakan kios bengkel dan rumah makan. Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.48 WIB, dan sekitar satu jam api berhasil dipadamkan. "Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.20 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian ditaksir lebih kurang mencapai ratusan juta rupiah," ujar Fahriansyah.
Dalam upaya melakukan proses pemadaman, Damkar Kota Pekanbaru mengarahkan 4 unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.
"Untuk dugaan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh petugas kepolisian," pungkasnya.
Sementara Kapolsek Rumbai Pesisir AKP Febriandy melalui Kanit Reskrim Rumbai Pesisir Iptu Sulaiman Daulay mengatakan, api diketahui berasal dari salah satu bangunan yang digunakan sebagai tempat rumah makan.
"Dari keterangan saksi-saksi, api berasal dari salah satu kios rumah makan. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi. Kami masih dalam penyelidikan, dugaan sementara karena korsleting listrik," kata Sulaiman, Senin (3/1) siang.
Salah seorang pemilik kios, Alex mengaku tidak mengetahui pasti sumber api. Namun sebelum ia membuka kios miliknya, ia melihat api sudah membesar dari atap rumahnya.(dof)
Program waste station di Pekanbaru mulai diminati warga. Sampah kini bisa ditukar jadi uang, dukung…
Pemko Pekanbaru alokasikan Rp100 juta per RW. Program wajib masuk Musrenbang dan SIPD demi pemerataan…
Lima rumah Aspol Pekanbaru yang terbakar segera dibangun kembali lewat gotong royong lintas instansi, ditargetkan…
Polisi Kampar tangkap tiga pelaku, termasuk pasutri, dan sita senpi rakitan, amunisi, serta lebih dari…
Pemko Pekanbaru luncurkan layanan antar jemput pasien gratis pakai mobil dinas Wali Kota mulai 1…
Pemprov Riau siap membantu tiga daerah yang kesulitan membayar gaji dan THR ASN dengan tambahan…