PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Camat Marpoyan Damai Junaidi mengakui bahwa kecamatan yang dipimpinnya ini berada di ranking kedua penyebaran Covid-19 terbanyak di Kota Pekanbaru. Oleh karena itu pihaknya berharap lewat pembatasan sosial berskala mikro (PSBM) angka penyebaran tersebut bisa ditekan dan menurun.
"Kecamatan kita ranking kedua, setelah Kecamatan Tampan. Sampai hari ini, Sabtu (3/10/2020), sudah ada 416 orang yang terpapar Covid-19," kata Camat Marpoyan Damai Junaidi dalam pidatonya di apel PSBM, Sabtu (3/10/2020) malam.
Menurutnya, dengan diberlakukannya PSBM pihaknya bersama seluruh relawan akan turun ke lingkungan masyarakat untuk melakukan penindakan bagi yang melanggar Perwako Pekanbaru Nomor 160/2020 tentang PSBM.
PSBM tahap kedua yang diberlakukan di wilayah Kecamatan Marpoyan Damai, Tampan, Payung Sakaki dan Kecamatan Bukit Raya ini mulai berlaku Sabtu (3/10/2020) hingga 14 hari ke depan. Junaidi juga berharap agar relawan di lapangan juga dapat bekerja sama dengan maksimal untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
Selama PSBM, dilakukan pembatasan sementara aktivitas masyarakat mulai pukul 20.00 sampai 07.00 WIB. Bagi masyarakat yang melanggar dengan tidak memakai masker dan melanggar ketetapan perwako akan diberlakukan sanksi.
Laporan: Panji Ahmad Suhada
Editor: Eka G Putra
Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…
Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…
Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…