Categories: Pekanbaru

Dinsos Riau Monitoring Penyaluran Bansos Kemensos

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Untuk membantu mempercepat penyaluran dana bantuan sosial (bansos) dari Kementerian sosial (Kemensos) di Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Sosial akan memonitoring penyaluran bansos tersebut.

Kepala Dinas Sosial Riau, T Zul Efendi mengatakan, berdasarkan pertemuan antara pendamping program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II, Himbara bank penyalur dan kepala Dinas Sosial se-Riau dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini, Selasa (31/8) lalu, masih ada lima daerah yang belum menyelesaikan penyaluran bansos tersebut.

"Lima daerah tersebut yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar," kata T Zul, Kamis (2/9).

Sebagai tindak lanjut, demikian T Zul, sudah dibuat komitmen bersama usai pertemuan antara pihak Himbara dan PT POS sebagai penyalur. Komitmen tersebut juga langsung disampaikan di depan Menteri Sosial Tri Rismaharini.

"Penyaluran akan segera dilakukan oleh pihak penyalur, baik yang tergabung dalam Himbara dan juga PT POS. Hal tersebut sesuai komitmen bersama dengan Bu Menteri Sosial," ujarnya.

Dijelaskan T Zul, Dinas Sosial Provinsi Riau dalam hal penyaluran bansos tersebut akan membantu melakukan monitoring. Karena yang memiliki wilayah dan masyarakat penerima bansos tersebut adalah pemerintah kabupaten/kota.

"Kami di Dinas Sosial Riau akan membantu memonitoring, karena yang memiliki wilayah dan mendapatkan bantuan adalah pemerintah kabupaten/kota," sebutnya.

Sebelumnya, Menteri Sosial Tri Rismaharini saat melakukan kunjungan keja ke Riau, Selasa lalu sempat marah dan kaget karena masih ada bansos dari Kemensos yang tidak tersalurkan di Riau.

"Ini persoalannya banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Kok bisa belum didistribusikan, di mana kartunya sekarang? Saya minta hari ini juga didistribusikan, yang diblokir segara buka blokirnya. Bapak dosa lho kalau tidak menyalurkan, ini hak orang miskin," ujar Menteri Risma.

Karena itu, Menteri Risma meminta bank penyalur agar segera membuka blokir seluruh kartu Bansos untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Riau yang terblokir.

"Ini yang blokir pihak bank, Kemensos belum ada melakukan pemblokiran kartu. Kasihan bantuannya belum diambil, saya minta semua blokir dibuka hari ini. Kita buka semua blokir seluruh Riau. Kalau satu-satu susah nanti," ujarnya.

Berdasarkan data yang didapat, dari 72.766 KPM di lima daerah tersebut, pada tahap I terdapat 74 KPM tidak terdistribusi dan 202 KPM tidak bertransaksi.(sol) 

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

6 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

9 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

10 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago